Guus Hiddink : Chelsea Harus Terima Kenyataan Sedang Hindari Jurang Degradasi

guss Hiddink; chelsea harus terima kenyataan berjuang keluar dari zona degradasi (net)
guss Hiddink; chelsea harus terima kenyataan berjuang keluar dari zona degradasi (net)

kicknews.today Cobham – Pelatih sementara Chelsea Guus Hiddink telah mengatakan kepada semua orang di klub untuk menerima fakta bahwa mereka sedang berjuang untuk menghindari degradasi dari Liga Utama Inggris.

Sang juara bertahan hanya unggul enam angka di atas tiga tim terbawah, setelah ditahan imbang 2-2 oleh West Bromwich Albion pada Rabu.

Hasil tersebut meneruskan musim buruk bagi klub London Barat tersebut, dan Hiddinks mencemaskan bahwa kecuali Chelsea mampu mendulang hasil-hasil positif pada dua pertandingan selanjutnya, menjamu Everton pada Sabtu dan melawat ke markas Arsenal sepekan kemudian pada Minggu, mereka menghadapi pertarungan untuk dapat bertahan di kompetisi strata teratas.

“Ini merupakan pandangan yang sangat realitistis,” ucapnya ketika ditanyakan bagaimana jika timnya berada pada persaingan menghindari degradasi di markas latihan Chelsea di Cobham pada Jumat (15/1).

“Terdapat 12 angka untuk menuju peringkat keempat, itu adalah Tottenham.” “Kami semua akan berupaya untuk mendaki klasemen namun jangan menjadi tidak realistis ketika Anda unggul enam angka dari zona degradasi. Itu juga merupakan fakta,” tambah pria asal Belanda itu, pada masa kerja keduanya sebagai pelatih sementara Chelsea setelah Jose Mourinho dipecat bulan lalu.

“Kami harus bekerja keras dan sangat berkonsentrasi dan menanjak naik. Itulah mengapa merupakan hal yang menyedihkan ketika kemasukan gol penyama kedudukan pada menit ke-86, yang masuk ke gawang kami saat melawan West Brom.

“Ketika saya tiba, kami memulainya dengan satu angka di atas zona degradasi dan sekarang kami memiliki lebih banyak ruang untuk bernafas.” “Kami memiliki dua pertandingan di depan. Everton, yang memiliki rekor tandang yang sangat bagus, dan kemudian Arsenal. Jika Anda tidak mengumpulkan angka-angka, Anda tidak tahu apa yang dilakukan (tim-tim) lainnya.” Hiddink, yang telah dikait-kaitkan dengan upaya mendatangkan penyerang Brazil Alexandre Pato, meyakini Chelsea akan mendapati bursa transfer Januari sebagai hal yang sulit sebagai hasil dari ketidak pastian mengenai masa depannya dan juga mengenai siapa yang akan menjadi pelatih setelah kontraknya habis pada akhir musim.

“Itu merupakan pandangan yang realitis dan Chelsea harus menerimanya,” ucapnya. “Juga pada menemukan setingan baru yang mungkin terdapat pengaruh staf dan pelatih baru, dan sebagainya. Terdapat tanda-tanda tanya untuk Chelsea dan “ya atau tidak” untuk datang kemari.” “Itukah hal yang ada? Saya pikir demikian.” Membela Costa Sementara itu, Hiddink membela penyerang Diego Costa yang kehilangan ketenangannya pada Rabu.

Pemain Spanyol itu mendapatkan kartu kuning untuk pelanggarannya terhadap Craig Gardner, dan belakangan melampiaskan rasa frustrasinya dengan memukul dinding terowongan (tunnel). Hiddink menegaskan sang pemain tidak melampaui batas.

“Wasit Anthony Taylor ini tidak ingin mengusir siapapun,” ucapnya. “Itu mengingatkan saya kepada ofisial keempat Jon Moss yang menenangkan saya. Saya berkata kepada dia bahwa dia (Taylor) merupakan wasit terburuk di Liga Utama Inggris dan ia berkata, “Tidak, Anda belum pernah melihat saya.” “Ia (Costa) bermain dalam resiko namun juga para pemain lawan memprovokasi dengan hal-hal kecil ketika pertandingan berlangsung. Anda melihat hal-hal kecil, sentuhan-sentuhan kecil, itu mutual. Meski demikian, ia semestinya mengendalikannya. Ia tidak kelewatan namun berada dalam resiko.” “Pada Rabu, tidak ada alasan untuk mengusirnya keluar.” “Terkadang Anda tidak perlu mengatakan semuanya sebagai pelatih.” “Saya berbicara dengannya pagi ini selama beberapa menit. Para pemain lawan suka memprovokasi, itu normal pada permainan antar pria. Saya akan membela para pemain saya, khususnya ketika mereka panas, mengatakan bahwa kami harus memiliki pengendalian diri untuk tidak menghancurkan diri sendiri dan tim, namun selalu ada provokasi-provokasi halus.” “Saya merupakan tukang ledeng dan tukang bangunan dan saya memeriksa dindingnya. Saya tidak melihat apapun. Hanya goresan-goresan pada dinding plastik. Itu merupakan ekspresi frustrasi, bukan kemenangan, bukan hal besar.” Chelsea kembali tidak akan diperkuat Eden Hazard pada pertandingan melawan Everton, meski sang pemain semestinya sudah bugar untuk pertandingan melawan Arsenal, namun Radamel Falcao masih harus menepi. (ant)


Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat