Bercanda Dengan “Teror Bom”, Seorang Pelajar Ditahan Otoritas Bandara Lombok

ilustrasi
ilustrasi

kicknews.today Praya – Aksi teror bom di Jakarta mau tidak mau memunculkan kekhawatiran dan keresahan pada masyarakat, dan berharap peristiwa tersebut tidak terulang kembali. Namun ternyata masih ada saja orang yang suka bercanda dengan hal tersebut.

Seperti yang terjadi di Lombok Internasional Airport, Kamis (14/1) sekitar pukul 14.30 wita, saat tragedi teror bom di kawasan pertokoan Sarinah, Thamrin Jakarta sedang terjadi.  Seorang penumpang pesawat Lion Air dengan kode penerbangan JT 649 tujuan Lombok – Surabaya, atas nama Fajar Haitami asal  Kampung Mapak Indah Kelurahan Sekarbela Kecamatan Sekarbela Kota Mataram, saat dilakukan pemeriksaan X-Ray diamankan pihak bandara setelah mengatakan pada temannya, bahwa ada Bom di dalam tasnya.

Pernyataan yang bersangkutan jelas membuat otoritas bandara curiga dan tidak mau mengambil resiko, pihak bandara pun kemudian menahan sang penumpang untuk melakukan pemeriksaan.

Kasubag Humas Polres Lombok Tengah AKP I Wayan Suparta yang dihubungi kicknews Kamis sore, membenarkan tentang kejadian tersebut.

“Petugas pemeriksaan bandara yang mendengar perkataan pelajar berusia 16 tahun ini pun segera memeriksa yang bersangkutan di ruang security bandara,” kata Wayan Suparta, “Dan saat ini pelajar tersebut masih ditahan di polres lombok tengah untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.” pungkasnya.

 

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat