in

Kapolda NTB: Masyarakat Harus Lebih Waspada Terhadap Pelaku Teror

Kapolda NTB Brigjen Pol Drs. Umar Septono saat apel pagi di Lapangan Mapolda NTB
Kapolda NTB Brigjen Pol Drs. Umar Septono saat acara apel pagi di Lapangan Mapolda NTB (kicknews)
“Saya berharap seluruh masyarakat untuk lebih waspada ketika berada di tempat-tempat hiburan atau pun pusat perbelanjaan yang bisa saja digunakan sebagai sasaran mereka (pelaku teror),” kata Brigjen Pol Umar Septono (kicknews)

 

kicknews.today Mataram – Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat Brigjen Pol Umar Septono meminta seluruh masyarakat untuk lebih meningkatkan kewaspadaan, terkait insiden ledakan dan baku tembak di kawasan Jalan MH Thamrin Jakarta Pusat, Kamis (14/1).

“Saya berharap seluruh masyarakat untuk lebih waspada ketika berada di tempat-tempat hiburan atau pun pusat perbelanjaan yang bisa saja digunakan sebagai sasaran mereka (pelaku teror),” kata Brigjen Pol Umar Septono di Mataram.

Sementara itu, untuk mengantisipasi hal tersebut Kapolda NTB telah memerintahkan seluruh jajarannya agar lebih meningkatkan pengamanan, khususnya di tempat-tempat yang menjadi pusat keramaian.

“Petugas sudah diminta untuk mengoptimalkan pengamanan, bahkan di setiap pos penjagaan dan pengamanan, sedikitnya harus dijaga oleh dua anggota,” ujarnya.

Untuk titik rawan, Umar Septono tidak menuturkan apa pun melainkan ia menegaskan bahwa pihaknya mengantisipasi segala hal yang mungkin terjadi dengan cara meningkatkan pengamanan di seluruh wilayah Polda NTB.

“Sementara ini tidak ada objek yang dikatakan rawan, semua sama, kita antisipasi seluruh wilayah untuk ditingkatkan pengamanannya,” ucap Umar Septono.

Pesan itu sesuai yang disampaikan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo yang telah menginstruksikan seluruh daerah untuk meningkatkan kewaspadaan menjadi Siaga 1 terkait adanya ledakan dan baku tembak di kawasan Jalan MH Thamrin Jakarta Pusat.

Diketahui, ledakan pertama kali terdengar pada Kamis pagi, sekitar pukul 10.40 WITA, diprediksikan ledakan terjadi hingga enam kali. Bahkan, pascaledakan ketiga, telah terjadi baku tembak antara pihak kepolisian dengan pelaku peledakan, tepatnya di pos polisi (pospol) yang ada di perempatan Sarinah.

Pascaledakan dan baku tembak itu, terlihat tiga orang sudah tergeletak dalam keadaan tidak bernyawa, tepatnya di dekat pospol perempatan Sarinah yang tampak hancur akibat ledakan itu.

Hingga saat ini baru diketahui sudah ada tujuh korban yang teridentifikasi, yakni tiga anggota kepolisian yang diduga bertugas di pospol dan empat warga sipil, dua di antaranya adalah warga negara asing.

What do you think?

1000 points
Upvote Downvote

Tinggalkan Balasan