Kadiv Humas Polri: Kami Mohon Maaf Yang Sebesar Besarnya Atas Peristiwa Ini

Kadiv Humas Polri : Kami mohon maaf yang sebesar besarnya atas peristiwa ini
Kadiv Humas Polri : Kami mohon maaf yang sebesar besarnya atas peristiwa ini

kicknews.today  Jakarta – Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Polisi Anton Charliyan menyampaikan permohonan maaf kepolisian atas kejadian teror bom di Sarinah, Thamrin, Jakarta, Kamis (14/1) tersebut.

“Polisi sudah lakukan upaya pencegahan dengan melakukan penangkapan berturut-turut seperti di Solo, Bekasi dan Bandung kemarin, Rabu (13/1).”Ungkapnya, “Kami mohon maaf yang sebesar besarnya atas peristiwa ini,”

Menurut dia, teror yang dilakukan oleh kelompok teroris tersebut dilakukan secara terbuka.  “Mereka juga melakukan teror dimedia sosial, jadi mohon masyarakat jangan terprovokosi,” imbuhnya.

Irjen Polisi Anton Charliyan juga membenarkan adanya tiga ledakan tapi bukan dari bom melainkan dari granat.

“Ledakan dari granat, bukan bom, kemudian ada kontak senjata,” kata Irjen Anton Charliyan.

Ia juga menjelaskan terdapat tiga korban Polisi, satu meninggal, dua tertembak. Korban warga sipil tiga orang, salah satunya kena tembak. Belum bisa teridentifikasi apakah pelaku yang tertembak atau warga sipil.

“Ada kelompok bersenjata yang sedang kita cari di Sarinah sedang diburu oleh tim tindak, di sebelah Sarinahnya,” katanya.

Sementara itu kawasan Sarinah, Thamrin mulai disteril pihak kepolisian. Sejauh ini korban ledakan bom sarinah berjumlah 6 orang korban. “Korban dari pihak kepolisian berjumlah tiga orang sedangkan yang tiga korban lagi dari masyarakat sipil,” pungkasnya.

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat