in

Oknum Dewan Yang Angkat Kerah Baju Satpam BIL Diperiksa Polisi

Kapolres lombok Tengah, AKBP Nurodin SIK (kicknews)
Kapolres lombok Tengah, AKBP Nurodin SIK (kicknews)
Kapolres lombok Tengah, AKBP Nurodin SIK (kicknews)

kicknews.today Mataram – Laporan satpam Bandara Internasional Lombok (BIL), Lalu Kartaye direspon Polres Lombok Tengah (Loteng). Penyidik Satreskrim telah memeriksa oknum dewan HM dan pengacara MU.

Kapolres Loteng AKBP Nurodin mengaku, laporan sudah diterima. Terlapor yakni oknum dewan dan pengacara telah diperiksa. keduanya dimintai keterangan sebagai saksi terlapor.

”Malam itu (Senin 11/1) juga kami periksa,” katanya kepada media di Mataram, kemarin.

Ia menjelaskan, korban dengan terlapor ada kesalahpahaman. Saat mengantar rombongan ke bandara, oknum dewan dan pengacara dilarang masuk. Karena, mereka tidak bisa menunjukan tiket keberangkatan.

”Memang ada aturan, boleh masuk tapi harus ada tiket,” jelasnya.

Oknum dewan beserta pengacara itu tidak bisa menunjukan tiket. Untuk itu, satpam BIL selaku pelapor menghadang. Tapi, larangan itu mendapat reaksi dari oknum dewan.

”Sempat ada cek cok,” ujar Nurodin.

Ketika terlibat adu mulut, lanjut dia, tidak sampai ada bentrokan fisik. Hanya saja, pelapor ini merasa keberatan sehingga memperkarakan ulah oknum dewan dan pengacaranya itu ke polisi.

”Ini bukan penganiayaan,” tegasnya.

Nurodin memastikan laporan tersebut tidak masuk dalam delik penganiayaan. Kemungkinan, kasus itu hanya bisa dijerat dengan pasal perbuatan tidak menyenangkan.

”Kalau dilihat dari laporan, bisa jadi perbuatan tidak menyenangkan. Tapi kami dalami dulu,” aku dia.

Untuk memperkuat laporan korban, tambah Nurodin, pihaknya sudah memeriksa saksi. Beberapa orang yang dianggap mengetahui insiden tersebut telah dipanggil dan didengar keterangannya.

”Saksi sudah. Kami segera simpulkan untuk menentukan kasus ini,” ujarnya.*