Dehidrasi Berat, Seorang Brimob Tewas Saat Pelatihan Orientasi

ilustrasi

ilustrasi

kicknews.today Makassar – Seorang anggota Brimob Polda Sulawesi Selatan dan Barat, Barada Zubair meninggal dunia akibat kelelahan dan dehidrasi berat saat mengikuti pelatihan orientasi di Makassar.

“Penyebabnya dehidrasi berat saat ikut training orientasi personel Brimob,” kata Kabid Humas Polda Sulselbar Kombes Pol Frans Barung Mangera kepada wartawan, di Makassar, Selasa (12/1).

Selain Zubair, dua anggota brimob juga ‘tumbang’ saat mengikuti tradisi elite kesatuan brimob ini. Keduanya masih dirawat intesif di rumah sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan kesehatan.

Kata Barung, anggota Brimob melakukan latihan fisik selama dua hari melalui rute jalan Pabaeng-baeng, Jalan Veteran memutari Jalan KS Tubun, Rumah Jabatan Gubernur, Rujab Kapolda dan berakhir di Markas Brimob di Jalan Sultan Alaudin.

“Almarhum diduga kecapekan dan jatuh kemudian dibawa ke rumah sakit bersama dua rekannya. Senin malam sekitar pukul 11.00 WITA almarhum kemudian meninggal dunia dan dibawa ke kampung halamannya di Jeneponto,” sebutnya.

Kapolda Sulselbar Irjen Pol Pudji Hartanto Iskandar menyampaikan, belasungkawa atas kejadian itu. Pihaknya kemudian memberikan santunan kepada keluarga almarhum di Jeneponto.

Dikonfirmasi terpisah Kapolres Kabupaten Jeneponto AKBP Joko mengatakan, personil Brimob tersebut telah dimakamkan di pemakaman umum Kampung Poko Bulo, Desa Bangkala Loe, Kecamatan Bontoramba, Kabupaten Jeneponto.

“Sudah dimakamkan tadi dihadiri keluarga almarhum. Untuk santunan kematian sudah diserahkan kepada pihak keluarga diberikan oleh Kapolda Sulselbar sebagai bentuk perhatian dan kepedulian khusus bagi anggota Polri,” ujarnya. (ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat