BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Tegakkan Aturan Bandara, Satpam BIL Nyaris Dipukul Anggota Dewan Lotim

Suasana di ruang chek in BIL (net)
Suasana di ruang chek in BIL (net)

kicknews.today Mataram – Oknum Anggota Dewan Lombok Timur (Lotim), HM (Inisial), berulah di Bandara Internasional Lombok (BIL) sekitar pukul 17.35 Wita, tadi, Senin (11/1). Ia yang ditemani seorang pengacara MU (Inisial) berselisih dengan security bandara penjaga pintu x-ray, Lalu Kartaye yang saklek menegakkan aturan masuk bandara.

Perselisihan yang berlangsung di pintu masuk BIL berakhir di kantor polisi. Korban merasa keberatan dan melaporkan oknum anggota dewan dan pengacara itu ke Polres Lombok Tengah.

“Laporan sudah masuk. Yang dilaporkan itu oknum dewan,” kata Kabidhumas Polda NTB AKBP Tribudi Pangastuti saat dihubungi media tadi.

Insiden memalukan yang diperlihatkan oknum dewan dan pengacara ini berawal saat korban Lalu Kartaye yang sedang bertugas menjaga pintu masuk x-ray melarang masuk keduanya. Saat itu, keduanya sedang mengantar rombongan penumpang umroh.

Ketika memasuki pintu x-ray kedua di sana, korban mencegat dan menanyakan tiket atau id card kepada pelaku, karena sesuai aturan yang diberlakukan BIL, pengantar tidak diizinkan masuk kedalam ruang khusus penumpang.

Diduga karena tidak terima diperlakukan seperti itu, pelaku marah-marah dan sempat memegang kerah baju dinas korban, bahkan diakuinya sempat didorong hingga baju seragam satpam yang digunakannya robek.

“Ini ada kesalapahaman. Terlapor tidak terima dicegat dan cekcok dengan korban,” ungkapnya setelah menghubungi pejabat di Polres Loteng.

Pelaku dan korban nyaris adu jotos. Untungnya, anggota polisi dari subsektor BIL bergerak cepat dan berhasil melerainya. Suasana pun kembali dingin.

Menurut Tribudi, perselisihan ini sempat diselesaikan secara kekeluargaan dan dimediasi pihak kepolisian, namun korban tetap tidak terima dengan perlakuan oknum anggota dewan dan pengacara itu. Kemudian, korban membuat laporan di SPKT Polres Loteng.

“Laporan masih diproses. Untuk perkembangan lebih lanjut, kami masih tunggu hasil pemeriksaan,” ujar dia.

Hingga kemarin, polisi telah meminta keterangan pelapor. Ia diperiksa sebagai saksi korban. Kabarnya, oknum dewan dan pengacara itu bakal diminta keterangan pula sebagai terlapor.

“Pelapor sudah dimintai keterangan. Untuk pemeriksaan terlapornya, saya belum dapat informasi,” pungkas Tribudi.*

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Dewan Usul Minta Naik Gaji, Pemprov NTB: Kita Lihat Kemampuan…

  Mataram – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) masih mengkaji usulan DPRD NTB terkait ...