BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

NTB Butuh Energi, Dua Investor Tertarik Bangun PLTU Di Lombok

ilustrasi – PLTU Jeranjang. Lombok, NTB (net)

kicknews.today Mataram – Dua investor berminat membangun pembangkit listrik tenaga uap di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, dengan kapasitas masing-masing 1 x 150 mega watt untuk memenuhi kebutuhan energi listrik di daerah itu.

Kepala Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (BPMPT) Nusa Tenggara Barat (NTB) Ridwansyah, di Mataram, Senin (11/1), mengatakan dua investor tersebut berasal dari dalam negeri atau penanaman modal dalam negeri (PMDN) dan dari luar negeri atau penanaman modal asing (PMA).

“Mereka saat ini sedang mengurus izin-izin dan survei lokasi serta menjajaki kerja sama dengan PLN Wilayah NTB,” katanya.

Ia mengatakan, investor dari dalam negeri, yakni PT Adaro berminat membangun pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di Kabupaten Lombok Utara, sedangkan investor dari luar negeri akan membangun di Kabupaten Lombok Timur.

Menurut Ridwansyah, dua investor tersebut berminat membangun PLTU di Pulau Lombok, karena melihat perkembangan ekonomi daerah yang terus berkembang, terutama dari sektor pariwisata yang ditandai dengan dibangunnya hotel-hotel kelas bintang.

“Kami mendorong investasi tersebut karena itu jangka panjang. Dua investor itu melihat ke depan, Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata Mandalika terbangun, begitu juga ‘Global Hub’, pasti butuh listrik,” ujarnya.

Menurut dia, investor yang akan membangun PLTU di Pulau Lombok, bagian dari upaya pemerintah untuk menyediakan energi listrik di NTB, dalam rangka memenuhi kebutuhan seiring berkembangnya perekonomian daerah dan bertambahnya jumlah rumah tangga yang membutuhkan pasokan energi listrik.

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) juga akan membangun sejumlah pembangkit listrik dengan total produksi mencapai 500 MW hingga 2018, guna memenuhi kebutuhan di NTB.

Pembangunan sejumlah pembangkit listrik sebesar 500 mega watt (MW) merupakan bagian dari proyek kelistrikan 35 ribu MW yang sudah diluncurkan secara resmi oleh Presiden Joko Widodo.

Proyek tersebut merupakan salah satu program unggulan pemerintah dalam rangka mencapai salah satu sasaran Nawa Cita, yaitu mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis khususnya kedaulatan energi.

Untuk wilayah Pulau Lombok, akan dibangun Pusat Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) 150 MW di Bagik Kembar, Kota Mataram. Selain itu, PLTGU “Mobile” atau yang bisa berpindah-pindah dengan daya yang akan dihasilkan sebesar 50 MW. Proses pengerjaan masih dalam tahap survei lokasi.

PLN juga akan membangun PLTU Lombok 2 dengan daya dihasilkan sebesar 2 x 50 MW dan PLTU Lombok FPP 2 dengan daya sebesar 2 x 50 MW. Keduanya akan dibangun di Kecamatan Sambalia, Kabupaten Lombok Timur.

Sementara untuk wilayah Pulau Sumbawa, akan dibangun PLTMG Sumbawa dengan daya dihasilkan sebesar 50 MW. Lokasi pembangunan direncanakan di Kecamatan Labuhan Badas. Selain itu, Pusat Listrik Tenaga Mesin Uap (PLTMU) Bima dengan daya dihasilkan sebesar 50 MW.

Ridwansyah menilai, dua investor di bidang energi tersebut berkomitmen mewujudkan investasinya. Hal itu dibuktikan dengan upaya mencari lokasi-lokasi strategis dan tidak melanggar rencana tata ruang wilayah.

Mereka juga sedang melakukan penjajakan dengan PLN Wilayah NTB terkait dengan kerja sama penjualan energi listrik yang dihasilkan dari PLTU yang dibangun.

“Sebenarnya PLTU itu bisa di mana-mana, karena listrik yang dihasilkan nantinya terkoneksi dengan jaringan PLN,” katanya. (ant)


Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About kicknews. today

Dalam Kategori Ini

Perhatikan Agendanya dulu..! Jokowi ke IC Pakai Celana, ke Mall Pakai Sarung

  kicknews.today – Cara berpakaian presiden Republik Indonesia, Ir. H Joko Widodo saat melaksanakan kunjungan ...