BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Alasan Masukan “Ilmu Asma”, Guru Ngaji Sodomi Murid di Gunung Sari

ilustrasi kekerasan seksual pada anak
ilustrasi kekerasan seksual pada anak

kicknews.today Mataram – Seorang yang berkedok sebagai guru ngaji berinisial MI (57) asal dusun Tratak Lingsar ditangkap polisi karena diduga telah melakukan pencabulan bahkan menyodomi seorang bocah DI yang baru berusia 13 tahun yang mau belajar ngaji kepadanya asal Desa Tanaq Beak Kecamatan Batukliang Utara, Lombok Tengah.

Kasubag Humas Polres Mataram AKP I Wayan Suteja kepada wartawan menjelaskan mengenai krinologis kejadian yang diambil dari keterangan korban.

“Kejadian itu bermula pada hari Senin, 4 Januari lalu saat korban hendak belajar mengaji di rumah saudara Asarudin di BTN Desa Ranjok Kecamatan Gunungsari dengan diantarkan oleh keluarganya H.M Bakri” Jelasnya.

Lebih lanjut diterangkan bahwa sebelumnya tersangka MI memang sudah berada di rumah tersebut bersama Asarudin (pemilik rumah).

Setengah jam berselang, korban disuruh untuk masuk ke sebuah kamar, dan disana tersangka MI mulai melakukan aksinya dengan memeluk dan mencium korban tapi ditolak dengan cara menepis tangan tersangka, namun tersangka tetap memaksa dan mengatakan akan memasukan “Ilmu Asma” dan menjanjikan akan memberikan uang secara cuma-cuma sebesar 3 Miliar dengan syarat korban mau tidur bersamanya hanya mengenakan kain sarung saja dan tidak boleh keluar kamar sampai keesokan harinya.

Setelah subuh korban baru dibolehkan keluar kamar untuk melaksanakan sholat subuh, sarapan dan membaca kitab kemudian kembali korban di suruh masuk kamar dan kembali lagi dicium dan diraba dengan alasan yg sama akan memasukan “ilmu asma” sehingga korban diam saja.

“Saat maghrib korban malah sempat dibawa tersangka melaksanakan sholat di Masjid Raya Mataram, tapi setelah itu korban kembali diajak ke rumah saudara Asarudin tadi” tutur Wayan.

Dilanjutkan, keseokan harinya Selasa, 5 januari 2015 aksi bejat sang guru ngaji justru semakin menggila sampai menyodomi korban DI saat sedang tidur.

“Menurut korban malah perbuatan itu dilakukan berulang lagi pada hari Sabtu (9/1) kemarin” ungkapnya.

Wayan Suteja menjelaskan, Bahwa pada hari Minggu 10 januari 2016 tadi korban dengan diantar oleh orangtuanya besama saksi- saksi datang ke Polsek Gunungsari untuk melaporkan permasalahan tersebut.

“Begitu tadi diterima laporan, kita langsung melakukan upaya kepolisian dengan menangkap tersangka MI yang saat ini telah mendekam di tahanan Polres Mataram untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, kasus ini kini tengah mendapat perhatian khusus dari penyidik untuk mengurai beberapa hal yang masih dianggap belum jelas.*

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Versi Kemen PAN-RB, Polres Mataram Terbaik di antara 59 Polres se-Indonesia

  Mataram – Polres Mataram menjadi salah satu institusi yang mendapat giliran evaluasi pelayanan publik. ...