BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Pesawat Lion Air Diancam Kelakar Bom Oleh Prajurit TNI

pesawat lion air
pesawat lion air

kicknews.today Pekan Baru – Pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 141 tujuan Pekanbaru-Medan yang sedianya diberangkatkan pada pukul 14.25 WIB pada Jumat lalu (8/1) harus tertunda akibat salah seorang penumpang berkelakar membawa bahan peledak.

Ternyata penumpang yang berkelakar tersebut adalah seorang anggota TNI berpangkat mayor dengan inisial S.

Ketika ditangkap di Bandar Udara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru Riau, Mayor S mengaku menyesali perbuatannya yang membuat isu candaan bom di kabin pesawat lion air tersebut.

“Yang bersangkutan sangat menyesali perbuatannya. Dan beliau tidak pernah berniat untuk membuat kegaduhan di kabin pesawat,” jelas Komandan Detasemen Polisi Militer TNI AD Pekanbaru Letkol CPM Johny JP Pelupessy di Pekanbaru, Sabtu (09/01) dikutip dari laman rimanews.

Dia mengatakan dari pemeriksaan diketahui bahwasannya oknum TNI berinisial S berpangkat Mayor itu tidak ditemukan adanya bahan peledak atau bom seperti yang disampaikannya kepada pramugari.

Lebih jauh, dia menceritakan bahwa Mayor S berkepribadian humoris dan suka bercanda. Meski begitu, dia menegaskan yang bersangkutan akan mendapatkan sanksi disiplin dari kesatuannya.

Selain itu, dia juga mempersilahkan kepada otoritas Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru apabila masih perlu memeriksa yang bersangkutan.

Sebelumnya diberitakan bahwa sebuah pesawat Lion Air yang sedianya berangkat dari Pekan Baru menuju Medan ditunda keberangkatannya karena menerima ancaman bom pada Jumat (8/1) lalu yang mengakibatkan seluruh penumpang berikut bagasi terpaksa diturunkan kembali saat sesaat akan lepas landas.

Manajer Operasi Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru Hasturman Yunus menjelaskan seluruh penumpang, isi bagasi serta kargo diturunkan dan diperiksa ulang untuk menjamin keamanan dan keselamatan penerbangan.

Menurut dia, dugaan tersebut ternyata adalah candaan salah satu penumpang yang kini sudah diamankan.

Hasturman menjelaskan bahwa hal itu terjadi pada saat pesawat parkir di area D6 Bandara Pekanbaru ketika proses “boarding” sekitar pukul 14.40 WIB, seorang penumpang pria yang duduk di kursi pesawat nomor 18B masih memegang tas sandangnya. Kemudian pramugari meminta agar tas itu disimpan dibagasi atas demi kenyamanan penumpang yang diketahui berinisial S itu.

“Saat pramugari berusaha menyimpan tas tersebut, pria itu bercanda dengan mengatakan agar berhati-hati karena jika terjatuh akan meledak,” jelasnya.

Sementara itu, saat ini oknum yang mengaku TNI tersebut diserahkan kepada satuan Denpom TNI AD. “Yang bersangkutan kini sudah diserahkan ke satuan TNI untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.

 

 

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Lembar akan Didatangi Ribuan Serdadu dan Kapal Perang puluhan Negara

  Mataram – Pelabuhan Lembar, Kabupaten Lombok Barat (Lobar) telah ditetapkan sebagai lokasi even Multilateral ...