BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Kepolisian Resor Dompu Tangkap Empat Warga Pemicu Konflik Antarkampung

ilustrasi 

kicknews.today Mataram – Anggota Kepolisian Resor Dompu, Nusa Tenggara Barat, menangkap empat warga yang diduga memicu konflik antarkampung dari Dusun Jati dengan Dusun Lapadi, yang berlokasi di Desa Lapadi, Kabupaten Dompu.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda NTB AKBP Tri Budi Pangastuti di Mataram, Jumat (8/1), mengatakan empat warga yang tidak disebutkan identitasnya itu telah diamankan pascaperusakan sejumlah rumah warga Dusun Lapadi, Desa Lapadi, pada Kamis (7/1).

“Empat sudah kita amankan, mereka ini adalah para pelaku yang diduga melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap David, warga Dusun Jati,” kata Tri Budi.

Namun, dikatakannya, masih ada pelaku penganiayaan lainnya yang menjadi buruan anggota di lapangan. Karena berdasarkan laporan yang diterima sebelumnya, pelaku penganiayaan berjumlah delapan pelaku.

Diketahui konflik antarkampung yang saling bertetangga ini dipicu dari kasus penganiayaan yang menimpa David (21), salah seorang warga Dusun Jati, Desa Lapadi, Kecamatan Pajo.

Penganiayaan itu terjadi pada Senin (4/1), sekitar pukul 23.00 WITA yang bertempat di halaman rumah Hermanto, Dusun Jati, Desa Lapadi, Kecamatan Pajo. Korban dianiaya oleh delapan pemuda yang salah satunya diketahui berinisial FE, asal Dusun Lapadi.

Atas kejadian itu, David mengalami luka memar di bagian punggung belakang dan kepala, sehingga membuat korban tidak sadarkan diri dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dompu.

Namun, setelah menjalani perawatan selama empat hari lamanya, pada Kamis (7/1), sekitar pukul 10.00 WITA, dokter RSUD Dompu menyatakan David meninggal dunia.

Usai pemakaman yang dilaksanakan di TPU Desa Lapadi, sekitar pukul 15.00 WITA, keluarga korban dengan spontan melakukan pemblokiran jalan di Dusun Jati, dengan maksud menuntut agar pelaku penganiayaan segera ditangkap.

Namun, tidak puas dengan tuntutannya, keluarga korban yang sudah tidak mampu menahan emosinya itu berbondong-bondong ingin menyerang dusun tetangga (Dusun Lapadi).

Pihak kepolisian yang terus mengawasi persoalan ini sejak awal kasus penganiayaan, langsung mengerahkan satu peleton Dalmas dan dua peleton Satuan Brimob, Satuan Reskrim, Intelijen Polres Dompu, termasuk pengamanan dari Polsek Pajo.

Meski mendapat pengawalan ketat dari pihak kepolisian setempat, sekitar 50 orang dari pihak keluarga korban berhasil masuk menyelinap ke Dusun Lapadi melalui kebun milik warga yang berbatasan langsung dengan Dusun Jati.

Akibatnya, lima rumah warga Dusun Lapadi dirusak dan dua rumah berhasil dibakar. Aksi itu berani sampai dilakukan pihak keluarga korban, karena mengira itu adalah rumah milik para pelaku penganiayaan.

Lebih lanjut, Tri Budi menegaskan bahwa hingga saat ini pihaknya masih terus melakukan pengejaran terhadap pelaku perusakan dan pembakaran rumah warga Dusun Lapadi, maupun mencari rekan pelaku penganiayaan David.

“Keberadaannya masih kita dalami dan telaah, baik para pelaku perusakan dan pembakaran, maupun rekan pelaku penganiayaan David,” katanya. (ant)


Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About kicknews. today

Dalam Kategori Ini

Polda NTB Wanti-wanti Insiden Presiden Jalan Kaki di HUT TNI Tak Terulang

  kicknews.today – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat mewanti-wanti kepada seluruh jajaran yang bertugas mengamankan ...