Jadilah yang Pertama Tau

Penanganan Dugaan Korupsi Di Bandara Waisai Tunggu Hasil Audit BPKP

ilustrasi (net)
ilustrasi (net)

kicknews.today Sorong – Lanjutan penanganan kasus dugaan korupsi proyek pelebaran landasan pacu Bandara Waisai Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, menunggu hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan, kata Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Sorong A. Reza F. Junus.

“Proyek pelebaran landasan pacu Bandara Waisai Kabupaten Raja Ampat itu bersumber dari APBN Tahun 2012 senilai Rp10 miliar dan diduga ada indikasi korupsi,” katanya di Sorong, Jumat (8/1).

Dia mengatakan dalam kasus dugaan korupsi itu, penyidik Kejaksaan Negeri Sorong sudah menetapkan tiga tersangka.

Apabila dalam waktu dekat BPKP Perwakilan Papua Barat mengeluarkan hasil audit proyek pelebaran landasan pacu bandara tersebut maka jaksa penuntut umum akan melimpahkan berkas perkara tersebut ke pengadilan untuk disidangkan.

Ia mengatakan lamanya proses hukum perkara dugaan korupsi pelebaran landasan pacu Bandara Waisai karena PBKP melakukan penghitungan ulang terhadap proyek tersebut dan hingga saat ini hasilnya belum keluar.

Selain kasus itu, Kejaksaan Negeri Sorong dalam waktu dekat ini akan melimpahkan penanganan kasus proyek pembangunan rumah veteran yang bersumber dari dana hibah APBD Provinsi Papua Tahun Anggaran 2013 senilai Rp5 miliar.

Dia mengatakan dalam penanganan proyek pembangunan rumah veteran di Kota Sorong itu, penyidik Kejaksaan Negeri sorong sudah menetapkan satu tersangka karena hasil audit BPKP ditemukan ada kerugian negara.

“Perkara korupsi ini tahapan pemberkasan dan dalam waktu dekat akan dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Manokwari guna disidangkan,” kata dia. (ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat