BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Bolos Lagi Usai Libur Tahun Baru, 33 PNS NTB Terancam Sanksi Disiplin

ilustrasi
ilustrasi

kicknews.today Mataram – Sebanyak 33 pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan pemerintah provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terancam dikenakan sanksi disiplin karena melakukan pelanggaran tidak masuk kerja pascalibur tahun baru.

Pelaksana Tugas Sat Pol PP Pemerintah Provinsi NTB Tri Joko Hartono di Mataram, Rabu, mengatakan ke-3 PNS yang terancam sanksi disiplin tersebut, lantaran tidak masuk kerja tanpa keterangan dan tidak mengikuti upacara pada hari pertama masuk kerja, Senin (4/1) kemarin.

“Untuk pemberian sanksi disesuaikan dengan bentuk pelanggarannya, mulai dari sanksi ringan, sedang hingga berat. Tetapi, keputusan pemberian sanksi BKD yang menentukan. Pol PP hanya sebatas penegakan disiplin,” kata Tri.

Ia mengatakan, jika melihat instansinya pelanggaran terbanyak dilakukan pegawai Dinas Pekerjaan Umum (PU) NTB, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo), rumah sakit jiwa NTB, dan Dinas Kesehatan.

Menurutnya, meski ini baru awal tahun 2016, namun secara umum, tingkat pelanggaran PNS pada tahun 2015 cenderung menurun jika dibandingkan tahun 2014. Dimana, pada tahun 2014 total jumlah pelanggaran PNS mencapai 4.768 orang, sedangkan di 2015 turun hanya 617 orang.

“Ini artinya, banyak PNS yang sudah sadar dan tidak ingin mengulangi perbuatan mereka,” katanya.

Sebelumnya pada hari pertama di awal 2016, Kepala BKD NTB Muhammad Suruji mengakui masih banyak PNS di lingkungan pemerintah provinsi yang tidak masuk kerja.

“Jumlah yang tidak masuk kantor kita masih rekap datanya. Tetapi, yang jelas jumlah yang tidak masuk sangat banyak,” kata Suruji.

Suruji menjelaskan, banyaknya PNS yang tidak masuk kerja pada hari pertama pascalibur tahun baru, dikarenakan banyaknya pegawai yang masih mengambil cuti akhir tahun.

“Jadi mereka tidak mangkir masuk kerja, tetapi alasan mereka tidak masuk karena sudah mengambil izin cuti,” jelasnya.

Ia menambahkan, meski banyak pegawai yang tidak hadir di hari pertama, pihaknya menjamin hal tersebut bukan karena disengaja melainkan benar para PNS tersebut mengambil cuti akhir tahun.

Meski banyak yang tidak masuk, namun menurut Suruji, aktivitas kinerja pegawai tidak terganggu, mengingat (Senin, red) merupakan hari pertama masuk kerja dan pekerjaan juga masih longgar,” ucapnya. (ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

ASN Berani Tambah Libur Lebaran? Pemprov akan Potong Tunjangan

  Mataram – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengambil sikap tegas terhadap Aparatur Sipil ...