BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Oknum Brimob Yang Menjambret Terancam Dipecat

Brimob Polda NTB dalam latihan penanggulangan aksi teror (kicknews)
Brimob Polda NTB dalam latihan penanggulangan aksi teror (kicknews)

kicknews.today Mataram – Salah seorang oknum anggota Brigade Mobil (Brimob) Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Barat, inisial SS, yang terlibat aksi kriminal penjambretan pada Senin (4/1), terancam dipecat.

Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda NTB AKBP Benny Basyir Warmansyah kepada wartawan di Mataram, Rabu (6/1), mengatakan ancaman pemecatan itu sesuai dengan pidana penjara yang disebutkan dalam Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan cara kekerasan (curas), di atas lima tahun penjara.

“Kalau ancaman hukumannya diatas lima tahun, itu bisa dilakukan rekomendasi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH). Rekomendasi itu berdasarkan penilaian atasan yang berhak menghukum (Ankum), kasat brimob,” kata Benny.

Keputusan pemberhentian anggota kepolisian bisa dilakukan setelah melalui sidang Komisi Kode Etik Profesi Kepolisian Negara Republik Indonesia, hal itu sesuai Pasal 12 Ayat 2 Peraturan Polri Nomor 1/2003.

Namun, sebelum masuk ke ranah tersebut, pihaknya dipastikan menunggu hasil proses pidana umumnya di pengadilan. Untuk saat ini, perkembangan kasusnya masih ditangani oleh penyidik Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Mataram.

“Nanti kalau putusan pidana terhadap oknum ini sudah berkekuatan hukum tetap, baru kita proses menurut ketentuan Peraturan Disiplin dan Kode Etik Profesi. Dari sana akan ketahuan, sejauh mana keterlibatan dia dalam kasus ini,” ujarnya.

Menurutnya, kasusnya kini masih dalam tahap penyidikan di Polres Mataram, sehingga pihaknya tetap mengedepankan asas praduga tidak bersalah, sebagaimana diatur dalam Pasal 8 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 48/2009 tentang Kekuasaan Kehakiman.

Ia menambahkan, sambil menunggu hasil sidang pengadilan, pihaknya terlebih dulu akan menelaah laporan pemeriksaannya. “Jadi saat ini belum bisa kita proses, tapi untuk mengetahui sejauh mana keterlibatannya, bisa kita ketahui melalui laporan hasil pemeriksaannya. Ini yang kita tunggu,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, oknum angota brimob tersebut bersama seorang temannya AGB, terlibat aksi penjambretan tas pengendara sepeda motor yang melintas di Jalan Sriwijaya Mataram, Senin (4/1) malam.

Namun naas bagi oknum brimob dan temannya itu, aksi mereka diketahui warga setelah korban berteriak, dan langsung dipukuli beramai-ramai hingga mengalami luka-luka. (ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Rombongan Presiden RI “Dihadang” di Bandara Lombok

  kicknews.today – Kedatangan Rombongan Presiden RI dan pejabat lainnya yang akan menghadiri Konferensi Tingkat ...