BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Tak hanya Polisi, Pemkab Bima Diminta Aktif Cegah Kelompok Teroris Santoso

teroris ilustrasi

kicknews.today Mataram – Sekretaris Daerah Nusa Tenggara Barat H Muhammad Nur meminta Pemerintah kabupaten Bima lebih aktif turun ke masyarakat untuk mencegah masuknya paham radikalisme menyusul adanya indikasi tiga orang perempuan asal daerah itu yang bergabung bersama kelompok sipil bersenjata Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Santoso.

“Kehadiran pemerintah kabupaten harus bisa lebih dekat turun ke masyarakat, agar mampu mendengar dan menyerap keinginan yang disampaikan dan memberikan solusi serta pemberdayaan, karena itu yang dibutuhkan,” kata Sekda Muhammad Nur di Mataram, Selasa (5/1).

Menurut dia, sejak adanya indikasi gerakan radikal masuk ke wilayah itu, pemerintah daerah sebetulnya telah berupaya melakukan pembinaan dan pendekatan ke masyarakat.

Terutama, kata dia, terhadap pihak-pihak yang dianggap menyimpang, namun upaya tersebut juga tidak mudah, mengingat menyatukan sebuah pandangan ataupun perbedaan tersebut membutuhkan waktu.

“Yang paling pokok dan dasar itu adalah bagaimana menyatukan pemikiran. Itu tentu tidak mudah karena butuh waktu. Karena itu, semua harus bisa proaktif mulai dari aparat desa, camat hingga bupati, sehingga paham radikal ini bisa dicegah,” jelasnya.

Kendati demikian, Sekda mengakui masalah paham radikal tersebut tidak bisa digeneralisasi bahwa masyarakat Bima seperti itu, namun lebih kepada permasalahan tersebut sifatnya kasuistis dan dilakukan orang per orang ataupun oknum.

Sebelumnya, tiga perempuan asal Bima, NTB, disebut-sebut bergabung dengan jaringan teroris Santoso. Kabar itu diendus kepolisian daerah (Polda) Sulawesi Tengah.

Ketiganya masuk bagian dari kelompok sipil bersenjata Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Santoso. Saat ini, tiga orang tersebut bersembunyi wilayah Poso pesisir, Kabupaten Poso.

“Kami dapat kabar ada tiga orang perempuan yang diduga gabung kelompok Santoso. Namun kami baru mengidentifikasi satu orang saja. Sementara, dua orang masih kami deteksi,” kata Kabidhumas Polda NTB AKBP Tribudi Pangastuti. (ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Mori Hanafi: Radikalisme Bisa Dihilangkan dengan Peluang Kerja

  Mataram – Penangkapan terduga terorisme di Bima akhir pekan kemarin menambah panjang daftar kasus ...