BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Dua Pekan Polisi Akan Tetapkan dan Tangkap Aktor Bentrok Monjok-Taliwang

Kapolres Mataram bersama anggotanya menghalau warga yang akan saling serang (kicknews)
Kapolres Mataram bersama anggotanya menghalau warga Monjok dan Taliwang yang akan saling serang (kicknews)

kicknews.today Mataram – Kepolisian Resor Mataram, Nusa Tenggara Barat, saat ini sedang memburu penghasut dalam bentrokan antarkampung, yakni Lingkungan Karang Taliwang dengan Monjok, Kota Mataram.

Kapolres Mataram AKBP Heri Prihanto kepada wartawan di Mataram, Selasa (5/1), mengatakan pihaknya sejauh ini sudah memeriksa sejumlah saksi yang berasal dari kedua belah pihak, guna menemukan siapa “dalang” di balik aksi bentrokan antarkampung tersebut.

“Mungkin dalam waktu dua pekan ke depan kita akan tetapkan siapa tersangkanya,” kata Heri.

Namun, Heri menegaskan pihaknya diperintahkan untuk tidak gegabah dalam menetapkan siapa “dalang” dalam kasus tersebut. Polres diperintahkan untuk bersikap lebih berhati-hati dalam penetapan tersangka.

“Seluruh saksi lagi diperiksa, untuk itu penyidik diperintahkan harus benar-benar menangani kasus ini. Jangan sampai salah mengambil tindakan,” ujarnya.

Selain itu, upaya perdamaian kedua belah pihak juga terus dilakukan, baik bersinergi dengan pemerintah daerah (pemda), dalam hal ini Pemerintah Kota Mataram, maupun TNI.

“Kita terus bersinergi dengan pihak pemda dan TNI, untuk mencarikan solusi perdamaian. Segala upaya akan kita terus lakukan, agar persoalan ini tidak lagi terjadi,” katanya.

Untuk itu, Heri mengharapkan masyarakat yang bermukim di dua lingkungan tersebut, untuk tidak mudah terprovokasi dengan isu yang belum jelas asal usul dan kebenarannya.

“Ini yang masih memicu bentrokan. Karena setiap lingkungan takut kalau warganya terprovokasi, jadi setiap ada isu selalu ditindaklanjuti dengan aksi yang berlebihan,” ucapnya.

Untuk pengamanan, lanjutnya, Heri mengakui bahwa anggotanya masih disiagakan di sekitar kawasan bentrok, di antaranya dua peleton Sabhara dan didukung bantuan pengamanan dari Polda NTB berupa dua peleton brigade mobil (Brimob) dan satu peleton Sabhara.

“Pihak TNI juga masih ikut membantu mengawasi aktivitas masyarakat di sana,” ujar Heri.

Terkait hal itu, diakui bahwa Pemkot Mataram juga terus memberikan dukungan kepada kepolisian untuk mengawal persoalan ini. “Pemda selalu memberikan dukungan, salah satunya berupa logistik pengamanan,” ucapnya.

Namun, terlepas dari koordinasi itu, Heri mengharapkan Pemkot Mataram segera mengambil peran dalam rehabilitasi maupun rekonstruksi fasilitas umum yang menjadi “biang keladi” bentrokan antarkampung tersebut. (ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Awas…! Peredaran Flakka dan PCC di Mataram

  Mataram – Kepala Kepolisian Resor Mataram, Nusa Tenggara Barat, AKBP Muhammad mengajak seluruh lapisan ...