in

Ahyar-Mohan, AMAN Raup 77,20 Persen Suara

ilustrasi
Tim Pemenangan AMAN, Galang Boelan (kicknews)
Tim Pemenangan AMAN, Galang Boelan (kicknews)

kicknews.today Mataram – Pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Mataram H Ahyar Abduh-H Mohan Rolisakan atau “Aman” bakal kembali memimpin Kota Mataram, karena dari hasil sementara hitung cepat “desk” Pilkada, “Aman” meraup 77,20 persen suara.

Total perolehan suara “Aman” sebanyak suara 127.495, dengan demikian dalam pemilihan kepala daerah serentak 9 Desember 2015, pasangan “Aman” sementara menang telak dari rivalnya pasangan H Salman-Jana Hamdiana atau “Sahaja” “Pasangan Sahaja mendapat suara sebesar 22,80 persen atau 37.649 suara,” kata Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Mataram Rudy Suryawan di Mataram, Rabu (9/12).

Rudy yang ditemui usai mengikuti hitung cepat desk pilkada di aula pendopo wali kota mengatakan, kemenangan pasangan “Aman” itu, tersebar merata di enam kecamatan, dengan rincian Kecamatan Mataram 12.064 suara, Cakranegara 19.031 suara, Ampenan 23.777 suara, Selaparang 34.332 suara, Sandubaya 14.080 suara, dan Kecamatan Sekarbela 15.211.

Sementara perolehan suara pasangan “Sahaja” di Kecamatan Mataram 7.276 suara, Cakranegara 6.098 suara, Ampenan 7.082 suara, Selaparang 9.291 suara, Sandubaya 3.832 suara, dan Kecamatan Sekarbela 4.070 suara.

“Dengan demikian total suara yang sah berdasarkan hitung cepat pemerintah kota sebanyak 165.144 suara, dari total jumlah DPT 295.564 yang tersebar pada 667 TPS,” sebutnya.

Namun demikian Rudy belum dapat menyimpulkan angka golongan putih (golput), karena data yang diterima adalah suara sah, belum termasuk suara tidak sah.

Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kota Mataram I Nyoman Swandiasa sekaligus penanggung jawab program desk pilkada menambahkan, hasil hitung cepat dari desk pilkada adalah hasil sementara yang berdasarkan laporan secara manual dari 667 TPS yang tersebar pada 50 kelurahan.

Dengan demikian, tingkat akurasi hitung cepat desk pilkada ini hampir sama bahkan mendekati 100 persen.

“Hasil hitung cepat dalam desk pilkada tidak bisa dijadikan acuan tunggal, karena hasil desk pilkada tetap menjadi hasil sementara,” katanya.

Pertihungan final dan sah adalah hasil pleno dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Mataram.

Desk pilkada ini bertujuan agar masyarakat bisa segera mendapatkan gambaran terhadap perolehan suara terhadap masing-masing pasangan calon kepala daerah.

“Desk pilkada akan kita tutup pada H+1,” katanya.