Selundupkan Ganja 540 Kilogram, Boy Dituntut Mati

ilustrasi (net)
ilustrasi (net)

 

kicknews.today Jakarta – Terdakwa penyelundupan ganja Tika Kartika alias Boy (41) dituntut dengan hukuman mati oleh Kejaksaan Negeri Jakarta Barat dengan barang bukti ganja seberat 540 kilogram.

“Tika dituntut pidana mati oleh jaksa,” kata pengacara Tika Kartika, Saiful Abbas di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Jakarta, Jumat (4/12).

Ia mengatakan pria bernama Tika Kartika didakwa melakukan pemufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana terkait kasus narkotika.

“Tika didakwa melanggar Pasal 114 ayat 2 juncto pasal 132 ayat 1 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” ujarnya.

Pengungkapan kasus narkotika itu bermula dari penangkapan dua orang penyelundup ganja pada 10 April 2015, yakni Muhamad Saleh dan Syahbuddin di Palembang. Keduanya membawa 16,5 karung ganja kering dengan berat bruto 540 kilogram dengan menggunakan truk.

Dari keterangan kedua orang itu, kepolisian melakukan penangkapan terhadap Iwan Setiawan alias Muniroh yang merupakan pemilik sebagian ganja itu pada 12 April 2015. Iwan ditangkap di rumahnya di Ciputat Tangerang.

Iwan mengungkapkan sebagian dari total ganja itu juga dimiliki oleh Ramli Usman. Kemudian, kepolisian melakukan penangkapan terhadap Ramli di rumahnya di Depok.

Dalam proses pengiriman ganja 540 kilogram dari Aceh ke Jakarta itu, terdakwa Tika mendapat perintah dari Ramli untuk menjemput ganja ketika sampai di Jakarta dan menyimpan narkoba itu di gudang rumahnya di Depok.

Dari perannya itu, Tika dijanjikan mendapat imbalan sebesar Rp100.000 per 1 kilogram ganja yang dikirim. Tika ditangkap pihak kepolisian di tempat tinggalnya di Meruyung, Depok.

Untuk itu, Tika ditangkap karena telah bermufakat dengan Ramli Usman dan Iwan Setiawan dalam kepemilikan narkotika jenis ganja sebanyak berat bruto 540 kiloram yang dibawa Syahbuddin dan M Saleh.

Dalam kasus yang sama, kejaksaan akan membacakan tuntutan pada Iwan Setiawan pada Kamis depan (10/12). (ant)


Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat