Polisi Sita 2,5 Milyar Aset Bandar Narkoba

ilustrasi
ilustrasi

 

kicknews.today Jambi – Kepolisian daerah (Polda) Jambi dalam waktu dekat akan melakukan penyitaan aset milik Diding (45) alias Didin senilai Rp2,5 miliar, seorang bandar narkoba besar di Jambi yang ditangkap beberapa waktu lalu di Bogor.

Dalam kasus ini Diding dikenakan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dan kepolisian segera menyita seluruh asetnya berupa harta bergerak dan tidak bergerak seperti kendaraan, rumah dan kebun miliknya senilai Rp2,5 miliar, kata Kabid Humas Polda Jambi, AKBP Kuswahyudi Tresnadi SH SIK, di Jambi, Rabu (2/12).

Sejauh ini jumlah aset bergerak dan tidak bergerak yang sudah didata oleh penyidik Polda Jambi adalah sebanyak 13 item seperti berupa kebun sawit, rumah dan kendaraan yang ditaksir senilai Rp2,5 miliar dan kemungkinan akan bertambah lagi.

Surat penyitaan aset tersebut saat ini sudah diajukan ke Pengadilan Negeri Jambi oleh pihak kepolisian dan seiring dengan dikeluarkannya Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) kasus TPPU tersangka Diding yang sudah dikirim ke Kejati Jambi.

“Pasal yang dikenakan adalah pasal 3 Pasal 4 Undang Undang Nomor 8/2010 tentang pencegahan dan pemberantasan TPPU dengan ancaman 20 tahun penjara dan denda Rp20 miliar,” kata Kuswahyudi Tresnadi.

Kemudian lagi sejauh ini dalam kasus TPPU sudah ada sebanyak 16 orang saksi yang dimintai keterangannya dihadapan penyidik kepolisian daerah Jambi.

Sementara itu, untuk kasus narkobanya sendiri masih dalam proses pemberkasan dan jaringannya terus ditelusuri dan tersangka Diding sendiri kini ditahan di Mako Brimob Polda Jambi. (ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat