Panwaslu Antisipasi ‘Serangan Fajar’ Saat Masa Tenang

mari memilih dengan bijak, jangan asal.  (net)
mari memilih dengan bijak, jangan asal. (net)

 

kicknews.today Mataram – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, melakukan antisipasi “serangan fajar” atau politik transaksional saat masa tenang yakni tanggal 6-8 Desember 2015.

“Antisipasi yang kami lakukan adalah dengan mengimbau masyarakat agar mengeluarkan hak pilihnya sesuai keyakinannya bukan karena mendapat sesuatu atau uang dari salah satu pasangan calon,” kata Ketua Panwaslu Kota Mataram Srino Mahyaruddin di Mataram, Rabu (2/12).

Ia meminta agar pemilih tidak tergiur dengan uang, jika tidak, katanya, suara pemilih akan tergadaikan selama lima tahun dan hal itu tentu mencederai proses demokrasi.

Selain memberikan imbauan, Srino juga telah meminta sebanyak 667 orang petugas pengawas tempat pemungutan suara (TPS) untuk melakukan antisipasi berbagai proses pilkada.

“Sebanyak 667 petugas pengawas TPS ini berbasis RT dan lingkungan, sehingga mereka bisa dengan mudah mendeteksi adanya berbagai indikasi yang bisa mencederai demokrasi. Baik itu politik uang maupun serangan fajar dalam bentuk lainnya,” kata dia.

Di sisi lain, pihaknya juga mengingatkan kepada pasangan calon kepala daerah yang akan berlaga 9 Desember 2015 serta tim suksesnya untuk tidak memberikan janji-janji yang sifatnya menggiurkan.

“Janji yang dimaksud baik itu sifatnya uang atau materi lainnya, karena hal itu bertentangan dengan demokrasi,” sebut Srino.

Apalagi, katanya, jika terbukti ditemukan pasangan calon melakukan politik uang atau sejenisnya, Panwaslu akan melakukan penindakan sesuai dengan Undang-Undangan Nomor 8 tahun 2015 tentang Pemilihan Kepala Daerah.

“Jika ada terbukti pasangan calon melakukan politik transaksional sanksi terberat bisa berakibat pada pembatalan pasangan calon,” sebutnya.

Karena itu, Srino mengajak baik pasangan calon maupun pemilih untuk sama-sama berjalan sesuai dengan aturan agar tercipta pilkada yang bersih, jujur dan transparan untuk menghasilkan pilkada berkualitas. (ant)


Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat