wow, 150 KUBe Kota Mataram dapat bantuan 3 milyar

ilustrasi - Walikota Mataram di acara Penyerahan Bantuan Kelompok Usaha Bersama/KUBe (net)
ilustrasi – Walikota Mataram di acara Penyerahan Bantuan Kelompok Usaha Bersama/KUBe. (net)

kicknews.today Mataram – Sebanyak 150 kelompok usaha bersama (KUBe) di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat mendapatkan batuan dari Kementerian Sosial dengan total Rp3 miliar lebih.

“Satu KUBe mendapatkan bantuan Rp20 juta,” kata Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Mataram H Ahsanul Khalik di Mataram, Selasa (1/12).

Bantuan KUBe itu diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat TGH M Zainul Majdi pada puncak Peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) tingkat Provinsi NTB di Kota Mataram.

Bersamaan dengan itu, gubernur juga menyerahkan bantuan 250 paket sembako dari BUMN, BUMD dan Dinas Sosial Provinsi NTB kepada masyarakat prasejahtera.

Serta penyerahaan 90 paket bantuan alat pertukangan keluarga muda mandiri, bea siswa dari BNI untuk siswa kurang mampu, bantuan mesin las bagi penyandang disabilitas, tongkat tunanetra, bantuan 50 kursi roda, 10 tongkat untuk yang sakit atau cacat, dan lima alat bantu jalan.

Menurut Khalik, bantuan kepada 150 KUBe di Kota Mataram itu diterima langsung ke rekening masing-masing KUBe tidak ada yang masuk melalui dinas.

“Namun demikian, kami tetap memiliki petugas pendamping sekaligus mengawasi penggunaan dana bantuan agar tepat sasaran,” katanya.

Dikatakannya, sebanyak 230 KUBe di kota ini sekitar 80 persen sangat maju bahkan bisa dikatakan mandiri karena berkembang dengan baik.

Hal itu dapat terlihat dari omzet salah satu KUBe Cita Rasa di Kelurahan Karang Baru, Kecamatan Selaparang, yang setiap harinya mendapatkan omzet penjualan roti sebesar dari Rp10 juta.

Dia menyebutkan, sebanyak 80 persen KUBe yang pengelolaannya masuk kategori baik itu memiliki berbagai jenis usaha antara lain usaha roti, kerupuk, kerajinan tangan, dan bakulan dan lainnya.

“Keberhasilan KUBe di Kota Mataram itulah yang mendapat perhatian dari pemerintah, sehingga Kementerian Sosial memberikan bantuannya kepada 150 KUBe yang dinilai layak mendapatkan penghargaan,” katanya.

Dikatakannya, dalam upaya pembinaan Dinsosnakertrans bersama Dinas Sosial Provinsi NTB terus melakukan pendampingan secara rutin, dengan terus memantau perkembangannya.

“Tidak hanya kepada KUBe yang berhasil, kami juga melakukan pemantauan kepada sebanyak 20 persen KUBe yang masih tertatih-tatih tetapi mereka tetap jalan,” katanya. (ant)


Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat