Angkut Massa Dengan Bak Terbuka Artinya Calon Pemimpin Tak Peduli Keselamatan Rakyat

Masa kampanye di angkut dengan kendaraan bak terbuka di lapangan Praya Loteng (kicknews)

kicknews.today  Mataram – Kerap kali kita melihat di jalan raya mobil bak terbuka baik itu jenis pick up maupun truk yang mengangkut orang, bahkan kapasitas angkutnya membludak terutama dimasa kampanye seperti saat ini yang digunakan pasangan calon bupati maupun walikota untuk mengerahkan masa pendukungnya menuju lokasi kampanye.

Kabid Humas Polda NTB AKBP Dra Tribudi Pangastuti ditemui di ruangannya, Senin (30/11) menjelaskan bahwa sebetulnya penggunaan mobil barang seperti pick up dan truk untuk mengangkut orang apalagi dalam jumlah besar itu sangat berbahaya dan polisi telah sering kali melakukan peneguran sampai dengan tilang untuk permasalahan tersebut.

“Coba bayangkan kalau terjadi kecelakaan dengan kondisi penumpang di bak belakang tanpa perlindungan sama sekali? Tentu akan berakibat sangat fatal dan koban yang ditimbulkan pun sudah tentu banyak” jelasnya kepada wartawan.

Dilanjutkan Tribudi, Jika massa calon bupati atau walikota diangkut dengan kendaraan pick up atau truk terbuka tanpa memikirkan keselamatan pendukungnya, itu juga sama artinya dengan dengan calon pemimpin yang tidak peduli akan keselamatan rakyatnya.

“Intinya angkut orang dengan mobil bak terbuka itu bahaya dan bisa berakibat fatal” tegasnya.

Namun dengan kondisi yang sangat terpaksa Tribudi memberi solusi dengan mengimbau kepada para korlap kampanye agar dapat mengatur massa yang menaiki kendaraan pick up ataupun truk untuk tidak duduk di pinggir bak kendaraan.

“Sebenarnya tidak boleh, namun jika terpaksa ya harus tetap jaga keselamatan, kalau tidak bisa, jangan salahkan polisi jika menghentikan kemudian melakukan tilang” ungkapnya.

 

 

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat