Bima Kembali Membara, Kini Giliran Bentrok Warga Tolotangga dan Sondo

Polis amankan bentrok di Bima (kicknews)
Polisi amankan bentrok di Bima (kicknews)

kicknews.today Bima – Baru saja usai islah perdamaian dilakukan akibat bentrok antar warga Sie dan warga Kalampa, Kecamatan Woha Kabupaten Bima, hari ini, Sabtu (28/11) timbul bentrokan baru antara warga Tolotangga dengan warga Sondo Kecamatan Monta Kabupaten Bima.

Bentrokan ini dipicu dari perkelahian antar siswa di SMA 2 Monta yang mengakibatkan salah seorang siswa asal Desa Tolotangga Zulkarnaen (18) terkena panah pada bagian dada kiri yang diduga dilakukan oleh siswa dari Desa Sondo.

Menurut informasi yang dihimpun, Kronologis kejadian bermula pada pukul 10.25 Wita, sekitar 10 orang warga Desa Tolotangga bermaksud menyerang ke Desa Sondo, tepatnya di depan SMA 2 Monta jalan lintas Tente-Tolotangga, warga tersebut dihadang oleh siswa SMA 2 sehingga terjadi perkelahian dan saling serang antara warga Tolotangga dan siswa SMA 2 Monta.

Tidak selesai disitu, sekitar pukul 10.50 Wita, ratusan warga Tolotangga bergabung Warga Tolouwi menyerang Desa Sondo dan membakar sebuah rumah disana. Setelah itu mereka mundur kembali ke Desanya.

Polisi dari Polsek Monta dan Dalmas Polres Bima Kabupaten beserta Brimob disana yang dipimpin oleh Kabag Ops Polres Bima, Kompol Muslih langsung datang mengamankan tempat kejadian.

Namun pada pukul 12.00 Wita, Warga Desa Sondo Bergabung dengan warga Desa Waro kembali menyerang dan membakar Toko milik Mustakin warga Desa Tolotangga yang berada di perbatasan antara Desa Sondo dan Desa Nontotera.

Setengah jam kemudian, 2 unit pemadam kebakaran datang untuk memadamkan api yang membakar toko tersebut namun dihadang oleh warga Sondo sehingga api dengan leluasa melahap bangunan milik Mustakin tersebut.

Akibat bentrok tersebut, 4 rumah dan 1 toko terbakar. Sampai berita ini diturunkan, pihak kepolisian setempat dan Brimob dibantu oleh TNI masih disiagakan di perbatasan Desa Sondo dan desa Nontotera sedang situasi dipantau untuk sementara dapat diredam sehingga lebih kondusif.*

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat