BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Operasi ANTIK 2015 Polda NTB Ungkap 29 Kasus Narkoba

Direktur Direktorat Reserse Narkoba Polda NTB dan Kabid Humas AKBP Tribudi Pangastuti dalam jumpa persnya di Mapolda NTB, Rabu (24/11) (kicknews)
Direktorat Reserse Narkoba Polda NTB dan Kabid Humas AKBP Tribudi Pangastuti dalam jumpa persnya di Mapolda NTB, Rabu (24/11) (kicknews)

 

kicknews.today Mataram – Operasi Antik Gatarin 2015 Polda NTB mengungkap 29 kasus penyalahgunaan dan peredaran narkoba di provinsi tersebut.

Direktur Direktorat Reserse Narkoba Polda NTB melalui Kabid Humas AKBP Tribudi Pangastuti dalam jumpa persnya di Mapolda NTB, Rabu, mengatakan, dari 29 kasus tersebut, anggota berhasil meringkus 31 tersangka, baik pengedar maupun pengguna narkoba.

“Jadi, dari hasil operasi yang dilaksanakan Polda NTB beserta jajaran, selama sebulan penuh, terhitung sejak 23 Oktober hingga 21 NOvember 2015, berhasil mengungkap 29 kasus dengan 31 tersangka yang diketahui berperan sebagai pengedar maupun pengguna narkoba,” kata Tribudi.

Polisi turut menghadirkan belasan tersangka dan barang bukti narkoba jenis sabu, ganja, “black rabbit”, dan pil ekstasi jenis inex. Selain itu, sejumlah perangkat alat hisap beserta puluhan juta uang tunai yang diduga milik para tersangka juga turut ditampilkan.

Lebih lanjut, Tribudi menuturkan, jumlah keseluruhan barang bukti narkoba untuk jenis sabu sebesar 273,3526 gram, kemudian ganja dan “black rabbit” sebanyak 24,52 gram, dan pil ekstasi jenis inex warna merah sebanyak 30 butir.

Dari 31 tersangka, lanjutnya, lima di antaranya berjenis kelamin wanita. “Mereka semua berprofesi sebagai wiraswasta, ada juga yang perempuan sebagai ibu rumah tangga, istri dari tersangka juga,” ucapnya.

Saat disinggung salah satu dari pelaku dikabarkan ada yang berprofesi sebagai seorang guru, Tribudi menyangkalnya. Melainkan, dari keterangan sementara, seluruh tersangka mengaku hanya berprofesi sebagai wiraswasta.

“Tidak ada oknum guru, kalau pun ada kabarnya, mungkin itu akan didalami lebih lanjut. Karena sejauh ini, mereka mengaku hanya berprofesi sebagai wiraswasta,” kata Tribudi.

Atas perbuatannya, para tersangka kini dijerat dengan Pasal 112 Ayat 2, Pasal 114 Ayat 1, Pasal 127 Ayat 1 Undang-Undang 35/2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman sedikitnya lima tahun penjara.

Dari hasil penanganan kasus sementara ke 31 tersangka, ada yang masih dalam tahap penyelidikan dan juga penyidikan. Bahkan, di antaranya ada juga yang sudah masuk tahap II, yakni pelimpahan tersangka dan barang bukti ke tangan jaksa penuntut umum (JPU).

“Semua kasus yang ditangani masih dalam proses, ada juga beberapa tersangka yang masih menjadi buronan anggota di lapangan, salah satunya sepasang suami istri dari hasil ungkap Polres Lombok Timur. Suaminya yang masih buron,” ujarnya.

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About kicknews. today

Dalam Kategori Ini

Lagi, Polisi Ringkus Pengedar Sabu di Ampenan

  Mataram – Polda NTB terus menggalakkan pemberantasan peredaran narkoba. Seorang pengedar narkoba di Ampenan, ...