BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Bentrokan Bima, 2 Tewas, Polisi Bocor, Polda NTB Serius

ilustrasi
ilustrasi

kicknews.today Mataram – Dua nyawa melayang dalam rentetan peristiwa bentrok antara warga Sie dan warga Kalampa, Kecamatan Woha Kabupaten Bima. Salah satu korban tewas diduga luka tembak saat dihalau aparat ketika akan melakukan penyerangan. Seorang anggota polisi Bhabinkamtibmas pun tak luput dari luka bocor di kepala akibat mengamankan bentrokan itu.

Wakapolda NTB Kombes Pol. Imam Margono, Direskrimum Kombes Pol Kurdi, Kasat Brimob  Kombes Pol. Firly Samosir dan Kabid Propam, AKBP Beny Warmansyah sudah turun ke Bima. “Para pejabat Polda turun untuk menenangkan situasi,” kata Kabid Humas Polda NTB, AKBP Tribudi Pangastuti kepada wartawan Minggu (22/11).

Selain berusaha membuat situasi kondusif, pihaknya sedang mengusut peristiwa dibalik tewasnya korban Umar Amak Doa. “Propam sedang menyelidiki dalam kasus penembakan yang menyebabkan korban tewas,” kata Tribudi.

Saat ini situasi dipastikannya sudah bisa dikendalikan, setelah pasukan dari Subden A Brimob Bima diturunkan, di back up oleh Pasukan Dalmas Polda NTB yang memang ditempatkan di Bima untuk pengamanan Pilkada. Segenap jajaran lain juga turun, seperti personel Reskrim, personel Propam, membantu Polres Bima Kabupaten, termasuk pasukan Polsek  Monta, Polsek  Woha. “Penjagaan ketat agar jangan sampai ada aksi balasan dari kedua belah pihak,” sebutnya.

Selain kasus penembakan berujung korban tewas, Direskrimum disebutnya, mengecek langsung penyelidikan tewasnya korban Suginono Samsudin (25) warga Desa Sie. Tewasnya korban ini belum diketahui persis pemicunya, namun dipastikan kejadian inilah yang memantik bentrok  antara  warga Desa Sie dibantu warga Desa Risa dengan warga Desa Kalampa.  “Sudah ada pemeriksaan awal, saksi saksi, barang bukti juga sudah ditemukan, berupa sepeda motor, handphone milik korban,” sebutnya.

Warga diimbau mempercayakan penanganan dua kasus yang menyebabkan korban tewas ini kepada kepolisian. Tidak terprovokasi karena mendapat informasi yang belum tentu kebenarannya. Soal pengamanan juga  agar warga mempercayakan kepada pihaknya, untuk menjamin situasi tetap kondusif dan proses hukum tetap berjalan.#

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Operasi Ramadniya Dimulai, Polda NTB “All Out” Amankan Lebaran

  Mataram – Operasi dengan sandi Ramadniya Gatarin 2017 untuk pengamanan Hari Raya Idul Fitri ...