BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Dinkes Mataram Hentikan Operasional Win Academy Healthcare

ilustrasi
ilustrasi

 

kicknews.today Mataram – Dinas Kesehatan Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, menghentikan operasional “win academy healthcare” di Jalan Majapahit karena terbukti melaksanakan kegiatan pemeriksaan kesehatan ilegal.

“Pemeriksaan kesehatan ilegal dilakukan dengan menawarkan pemeriksaan kesehatan ke rumah-rumah, kantor dan tempat-tempat umum lainnya,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram dr H Usman Hadi di Mataram, Sabtu.

Pernyataan itu dikemukakan setelah ditemukannya kegiatan yang dilakukan sejumlah oknum petugas kesehatan dari “win akademi healthcare”, yang terbukti tidak memiliki izin operasional.

“Setelah kami menelusuri oknum petugas kesehatan itu ternyata mrreka melaksanakan pemeriksaan ilegal, kami memanggil pimpinannnya dan meminta untuk mengehentikan kegiatannya,” katanya.

Menurutnya, oknum petugas kesehatan ini hanya ingin mencari keuntungan dengan menawarkan jasa pemeriksaan kesehatan dengan tarif Rp50 ribu per satu pasien.

“50 orang oknum petugas itu setiap hari menawarkan jasa pemeriksaan kesehatan dan sudah beroperasional sekitar tiga bulan,” sebutnya.

Karena itu, pihaknya mengimbau masyarakat agar waspada dan tidak dibodohi oleh oknum petugas kesehatan yang dalam opersionalnya membawa sejumlah alat pemeriksaan kesehatan untuk kolestrol, asam urat dan lainnya serta menawarkan obat-obatan.

Usman juga meminta masyarakat jangan percaya dengan tawaran-tawaran pemeriksaan kesehatan yang tidak jelas.

“Jika masyarakat ingin memeriksakan kesehatan silakan ke dokter atau ke puskesmas, karena pelayanan di puskesmas bagi warga kota 100 persen gratis,” katanya.

Apalagi, tambah Usman, pemerintah kota juga telah menyiapkan empat puskesmas rawat inap dari 11 puskesmas yang ada di Kota Mataram dan siap memberikan pelayanan gratis kepada warga kota. (ant)


Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About kicknews. today

Dalam Kategori Ini

Awas…! Sanksi Pidana 5 Tahun bagi Pemetik Edelweis

  Mataram – Sanksi pidana penjara paling berat lima tahun dan denda paling besar Rp ...