BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Gubernur NTB Geram, PLN Salahkan Pemda Atas Kurangnya Pasokan Listrik

Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi
Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi

kicknews.today Mataram – Gubernur Nusa Tenggara Barat TGH M Zainul Majdi menjadi geram dan meminta PLN tidak menyalahkan pemerintah daerah menyusul kurangnya pasokan daya listrik di daerah ini.

“Pemerintah daerah sudah berusaha keras untuk memfasilitasi PLN. Bahkan, kalau ada surat dari PLN, selalu kita respons dan ditanggapi dengan baik,” kata Zainul Majdi di Mataram, Rabu (18/11).

Ia sendiri mengaku tidak habis pikir dengan cara-cara dan sikap yang ditempuh PLN, terutama menyinggung kembali persoalan pembebasan lahan PLTU Jeranjang, yang seolah-olah pemerintah provinsi tidak pernah membantu.

“Bagaimana pemerintah daerah membantu, mereka saja tidak pernah datang ke kita meminta bantuan. Kalau dari awal mereka meminta bantuan kita pasti kita akan membantu semaksimal mungkin. Jangankan PLN, pihak ketiga pun yang meminta bantuan pemerintah daerah selalu dibantu dan fasilitasi untuk membangun,” ujarnya.

Gubernur menuturkan, terpuruknya tenaga kelistrikan di NTB ini tidak lain disebabkan belum tuntasnya pembangunan PLTU Jeranjang. Padahal, pembangunan PLTU yang berlokasi di Kabupaten Lombok Barat itu sudah dilaksanakan sejak 2010. Namun, kenyataannya hingga hari ini pembangunannya tidak kunjung tuntas.

“Pembangunan itu sudah terlalu lama. Bayangkan pembangunannya mestinya sudah harus tuntas 2012 lalu. Tetapi yang terjadi tidak pernah beres-beres,” katanya.

Mestinya, PLN, kata gubernur, menyalahkan kontraktor pembangunan, yakni PT Barata yang tidak kunjung menyelesaikan pembangunan. Bukan malah mengambinghitamkan persoalan tersebut kepada pemerintah daerah.

Sebab, dengan kondisi PLTU Jeranjang yang sering mengalami kerusakan pada komponen mesin, daerahnya sering mengalami pemadaman bergilir.

“Seharusnya PLN bisa berkaca kalau mereka memiliki masalah dengan PLTU Jeranjang. Bagaimana mereka bisa menunjuk kontraktor yang ternayata tidak memiliki uang untuk mengerjakan pembangunan PLTU. Kalau sudah sudah seperti ini, ujung-ujungnya masyarakat NTB yang dirugikan,” ujarnya.

Karena itu, ia mendorong agar proyek PLTU Jeranjang tersebut bila perlu diusut oleh penegak hukum untuk mengetahui ada tidaknya tindak pidana korupsi.

“Pembangunan PLTU ini sudah terlalu lama tidak tuntas. Karena itu saya setuju kalau proyek itu diusut saja oleh penegak hukum. Karena bisa jadi benar pembangkitnya menggunakan barang kw 10 atau kw 15,” katanya.

Untuk itu, orang nomor satu di NTB ini, meminta PLN untuk duduk bersama dengan pemerintah daerah guna mencari solusi mengatasi kelistrikan yang tidak kunjung selesai di daerah itu.

“Pada intinya saya meminta mereka tidak menyahlahkan pemda. Yang diperlukan sekarang ini adalah solusi, sehingga masalah kelistrikan di daerah ini bisa terpecahkan,” kata gubernur. (ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About kicknews. today

Dalam Kategori Ini

Gubernur NTB: Kenaikan TDL Bisa bikin Warga Hampir Miskin jadi Jatuh Miskin

  Mataram – Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi angkat bicara terkait kebijakan Pemerintah Pusat ...