BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Pemkot Mataram Sosialisasikan UMK 2016

ilustrasi
ilustrasi

 

kicknews.today Mataram – Pemerintah Kota Mataram menyosialisasikan upah minimum kota (UMK) kepada puluhan pengusaha agar dapat diterapkan per 1 Januari 2016.

Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Mataram H Ahsanul Khalik usai kegiatan sosialisasi di Mataram, Senin mengatakan sosialisasi ini dimaksudkan agar semua perusahaan bisa mempersiapkan diri membayar gaji karyawan sesuai UMK yang telah ditetapkan sebesar Rp1.550.000 per 1 Januari 2016.

“Penetapan UMK itu sesuai dengan keputusan Gubernur NTB nomor 561-725/2015 tetang UMK Mataram, tertanggal 4 November 2015,” katanya menjelasakan.

Ia mengatakan UMK tahun 2016 yang telah ditetapkan itu naik 10,3 persen dibandingkan dengan UMK tahun 2015 sebesar Rp1.405.000.

Kenaikan itu berdasarkan kajian dari komponen hidup layak (KHL), inflasi dan pertumbuhan perekonomian daerah.

“Kenaikan UMK ini juga sebagai upaya mendorong produktivitas pekerja,” katanya.

Khalik mengatakan jika ada perusahaan yang belum mampu membayar UMK sesuai dengan SK gubernur, perusahaan hendaknya segera mengajukan surat penundaan ke gubernur paling lambat 10 hari sebelum 1 Januari 2016.

Pengajuan surat penundaan penetapan UMK tersebut dilengkapi dengan neraca perusahaan, serta kendala yang menjadi penyebab penundaan penerapan UMK 2016 kepada karyawannya.

“Sebelum memberikan surat penundaan, gubernur tentu akan turun melakukan kajian terhadap perusahaan tersebut dan mencari tahu apakah benar kondisinya tidak bisa membayar UMK sesuai ketetapan,” katanya.

Peserta yang ikut sosialisasi UMK sebanyak 100 orang yang merupakan perwakilan lebih dari 1.000 perusahaan kota ini.

Sementara itu, peserta sosialisalisasi UMK yakni General Manager Narmada Convention Hall Sujarman mengatakan, kenaikan UMK yang telah ditetapkan pemerintah kota telah diantisipasi.

Dengan demikian, pihaknya tidak mempermasalahkan kenaikan UMK, bahkan jika melihat gaji karyawannya yang diberikan saat ini sudah lebih dari UMK.

“Kami setiap tahun selalu mengantisipasi kenaikan gaji sekitar lima persen, belum termasuk tunjangan kerja, jabatan, makan dan transport,” kata Sujarman yang enggan menyebut besaran gaji karyawannya. (ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About kicknews. today

Dalam Kategori Ini

Selain Pengecer, Polsek Cakra “Sikat” Toko Penjual Kembang Api

  Mataram – Guna menciptakan situasi tertib dan kondusif di bulan suci Ramadan, pedagang dan ...