BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Pemkot Mataram Alokasikan Rp20 Milyar Untuk Lahan TPU

ilustrasi
ilustrasi

 

kicknews.today Mataram – Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp20 miliar untuk pembebasan lahan termasuk untuk lahan tempat pemakaman umum (TPU) sebagai salah satu pelayanan publik.

Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Mataram Lalu Martawang di Mataram, Rabu, mengatakan anggaran sebesar Rp20 miliar itu sudah masuk dalam RAPBD 2016.

“Tetapi anggaran Rp20 miliar tersebut merupakan anggaran pembebasan lahan untuk beberapa kebutuhan termasuk TPU,” katanya.

Martawang mengatakan, pihaknya belum dapat menyebutkan berapa nominal pasti untuk pembebasan lahan TPU, sebab sejauh ini lokasi lahan belum dapat dipastikan.

“Kita belum bisa sebutkan berapa kebutuhan anggaran untuk TPU, karena lahannya saja belum kita dapat apalagi gambaran harganya. Prinsipnya kita sudah siap dengan mengalokasikan anggaran pembebasan lahan dulu,” ujarnya.

Menurutnya, TPU itu nantinya direncanakan akan dikelola secara maksimal sebagai salah satu taman kota sekaligus menjadi ruang terbuka hijau di Mataram.

“Dengan harapan, ke depan TPU di Kota Mataram bisa seperti TPU-TPU di beberapa daerah yang tertata rapi, bersih dan asri,” sebutnya.

Pemerintah Kota Mataram berkomitmen tahun 2016 akan membuka TPU baru untuk mengantisipasi kebutuhan pemakaman bagi warga di kota ini.

Penjabat Wali Kota Mataram Hj Putu Selly Andayani sebelumnya mengatakan, kebutuhan TPU di Kota Mataram dinilai menjadi salah satu kebutuhan mendesak, mengingat tingkat pertumbuhan dan kepadatan penduduk yang cukup tinggi sementara lahan TPU semakin menyempit.

Saat ini TPU yang menjadi fasilitas dari pemerintah untuk masyarakat pendatang hanya di TPU Karang Medain, namun kondisinya saat ini sudah penuh, untuk itu harus segera diantisipasi.

“Kita jangan hanya memikirkan rumah untuk hidup saja, tetapi tempat kita mati juga kita harus pikirkan,” katanya.

Dikatakannya, untuk TPU minimal dibutuhkan lahan sekitar dua hingga tiga hektare, dan diutamakan lahan yang tidak produktif.

“Kendala kita memang sulit mencari lahan di kota yang tidak produktif, sebab semua produktif,” sebutnya.

Meski demikian, hal itu tidak akan mematahkan semangat penjabat wali kota untuk mencari lahan sebagai TPU baru di Kota Mataram. (ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About kicknews. today

Dalam Kategori Ini

Selain Pengecer, Polsek Cakra “Sikat” Toko Penjual Kembang Api

  Mataram – Guna menciptakan situasi tertib dan kondusif di bulan suci Ramadan, pedagang dan ...