BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Kepala BKD NTB Dipanggil KASN Terkait Seleksi Jabatan Eselon II

ilustrasi - pelantikan pejabat eselon II pemprov NTB (biroap.ntbprov.go.id/net)
ilustrasi – pelantikan pejabat eselon II pemprov NTB (biroap.ntbprov.go.id/net)

 

kicknews.today Mataram – Komisi Aparatur Negara Sipil (KASN) memanggil Kepala BKD dan Diklat Provinsi Nusa Tenggara Barat H Muhammad Suruji terkait dugaan tidak transparansi panitia seleksi jabatan eselon II yang telah selesai dilaksanakan beberapa waktu lalu.

Surat dari KSAN telah dilayangkan sejak tiga hari lalu, Senin (9/11). Dalam surat tersebut, pemanggilan dilakukan karena adanya laporan dari masyarakat terkait hasil pansel.

“Benar surat sudah saya terima dua hari lalu dari KASN,” kata Muhammad Suruji di Mataram, Kamis.

Sebelumnya, dalam seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi (JPT) pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB tiga peserta terpilih menduduki jabatan lowong.

Mereka adalah H Rosiady Sayuti terpilih sebagai Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Provinsi NTB, Ir Budi Subagio sebagai Kepala Dinas Perkebunan dan H Yusron Hadi, sebagai Karo Humas dan Protokol Setda NTB.

Menurut Suruji, surat yang dilayangkan oleh KASN meminta kehadiran Kepala BKD NTB tanpa diwakilkan dan membawa seluruh dokumen proses seleksi.

“Kalau di surat itu saya diminta datang hari Rabu, tetapi karena BIL ditutup, saya meminta untuk diundur ke hari Jumat,” jelasnya.

Selain itu, Suruji menjelaskan, dalam surat tersebut juga disampaikan bahwa tujuan dipanggil Kepala BKD untuk memintai keterangan dan klarifikasi terkait adanya pengaduan yang masuk ke KASN.

“Kehadiran bersifat wajib dan tidak boleh diwakilkan oleh siapa pun,” ujarnya.

Namun, kendati siap memenuhi pemanggilan itu, dirinya merasa heran diharuskan membawa seluruh dokumen pansel. Padahal, sejak awal sampai selesai semua dokumen sudah dikirimkan melalui surat elektronik (email).

“Semua sudah saya kirimkan melalui email, tetapi maunya dibawa lansung,” katanya.

Dia menyatakan, selama ini setiap tahapan seleksi pihaknya selalu berkoordinasi dan melakukan konsultasi dengan Komisioner KASN. Mulai dari pembukaan pendaftaran sampai penetapan sudah dikonsultasikan dengan baik.

Namun, karena adanya laporan masyarakat maka KASN harus menjalankan tugasnya. Dokumen yang diminta secara keseluruhan mulai dari peraturan gubernur (pergub), surat keputusan untuk panitia seleksi (pansel), dokumen penilaian, laporan pejabat berwenang dan lain sebagainya.

“Padahal, kita melakukan seleksi itu dengan terbuka, tetapi ada yang melapor,” cetusnya.

Dia mengaku heran karena tidak ada apapun yang bisa diragukan dari hasil pansel. Semua sudah sesuai ketentuan dan aturan yang berlaku.

“Perasaan tidak ada salah tersebut menurutnya bukan hanya merasa, tetapi bisa dibuktikan dengan berbagai prosesi dan dokumentasi yang ada,” katanya.

Disinggung siapa yang melapor dan pihak mana, Suruji tidak berani menebak, yang jelas pelapor tentunya tidak puas dengan hasil pansel.

“Kalau wagub menganggap suatu hal yang wajar ada pihak yang tidak puas dengan hasil pansel, tapi bagi saya tidak. Sangat tidak wajar ada yang tidak puas,” katanya.

Bahkan, Suruji menilai tidak etis apabila ada peserta yang tidak menerima keputusan pansel.

“Semua proses telah dilakukan secara terbuka dan ada videonya. Silakan kita nonton bersama video saat seleksi,” katanya. (ant)


Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About kicknews. today

Dalam Kategori Ini

Cuaca Terasa Semakin Panas Sekarang, Ternyata Ini Penyebabnya

  Mataram – Cuaca di Nusa Tenggara Barat dan beberapa wilayah Indonesia lainnya selama beberapa ...