in

Danau Segara Anak Meluap Bawa Air Beraroma Belerang

Kokoq Puteq mulai mengeluarkan bau belerang (kicknews)
Anggota Satgas IX Penanggulangan Bencana Polda NTB mengecek kualitas air di sungai Kokoq Puteq yang menjadi sumber air utama masyrakat disekitar kawasan gunung Rinjani (kicknews)
Anggota Satgas IX Penanggulangan Bencana Polda NTB mengecek kualitas air di sungai Kokoq Puteq yang menjadi sumber air utama masyrakat disekitar kawasan gunung Rinjani (kicknews)

kicknews.today  Sembalun – Dampak aktifitas erupsi lava dan debu vulkanik Gunung Barujari mulai dirasakan oleh masyarakat sekitar gunung, akibat erupsi lava yang mengalir ke Danau Segara Anak membuat Danau tersebut meluap, (11/11) dan mencemari airnya.

Air Danau Segara Anak yang mengalir melalui sungai kokok putek memasuki dua wilayah disekitar kawasan tersebut yang dilewati oleh aliran sungai kokoq puteq, yaitu wilayah Bayan Kabupaten Lombok Utara dan wilayah Sembalun Kabupaten Lombok Timur.

Kokoq Puteq mulai mengeluarkan bau belerang (kicknews)
Kokoq Puteq mulai mengeluarkan bau belerang (kicknews)

Dampak terkontaminasinya air kokoq puteq yang menjadi sumber mata air utama masyarakat sekitar gunung dengan erupsi Gunung Barujari tersebut yang paling terasa oleh masyarakat adalah adanya perubahan warna air yang biasanya jernih menjadi ke abu-abuan dan bercampur dengan lumpur dengan bau belerang yang kuat. Selain itu, beberapa jenis ikan dan udang juga kepiting disungai mulai naik ke permukaan.

Satgas IX Penanggulangan Bencana Kepolisian Polda NTB yang berada diposko Bencana memberikan himbauan agar masyarakat tidak melakukan aktifitas Mandi Cuci Kakus (MCK) bahkan mengkonsumsi air yang ada di kokok puteq untuk menghindari dampak yang disebabkan oleh air yang mengandung balerang maupun sejenisnya yang bisa berakibat kondisi kesehatan maupun keselamatan masyarakat terganggu.

Hingga saat ini aktifitas Gunung Barujari masih dalam status waspada level 2.