BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Kajati NTB Soroti Penanganan Perkara Budidaya Rumput Laut Kota Mataram

ilustrasi
ilustrasi

kicknews.today Mataram – Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat, Martono, mendorong seluruh jajaran, khususnya penyidik yang tengah menangani kasus, agar bekerja dengan optimal.

“Sesuai dengan hasil evaluasi kinerja, terutama melihat perkembangan kasus-kasus yang kini sedang ditangani penyidik, pimpinan menekankan kepada mereka untuk bekerja dengan optimal,” kata Kasi Penkum dan Humas Kejati NTB I Made Sutapa di Mataram, Sabtu.

Salah satu yang menjadi sorotan Kajati NTB, yakni penanganan perkara Budidaya Rumput Laut Kota Mataram, yang sudah masuk dalam tahap penyidikan dengan menyeret tiga tersangka.

Tiga tersangka itu, antara lain, mantan kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram, berinisial MU, dan yang lainnya dari pihak rekanan, pemenang tender, berinisial RU dan HA.

Proyek yang dianggarkan pada 2010 dari BNPB itu menyerap dana sebesar Rp2,1 miliar. Dengan pelaksana proyeknya, dimenangkan oleh pihak rekanan dari CV Tanjung Pratama.

Terkait perkara itu, Sutapa menjelaskan bahwa penyidik tinggal menunggu hasil audit investigasi tim Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan NTB.

“Ini yang menjadi sorotan pimpinan kami, penyidik diminta untuk lebih intensif berkoordinasi dengan BPKP, agar perhitungan kerugian negaranya dapat segera dikeluarkan,” ucap Sutapa.

Ia mengakui bahwa tim penyidik terus meningkatkan komunikasinya dengan tim audit investigasi BPKP. “Beberapa waktu lalu, BPKP meminta sejumlah materi untuk melengkapi auditnya. Apa yang mereka butuhkan, langsung disampaikan penyidik,” katanya.

Menurutnya, dengan cara itu, tim penyidik dapat menyegerakan penanganan kasusnya, agar secepat mungkin dapat masuk ke tahap pemberkasan. “Ngebut kita, tapi tetap tidak sembrono,” ujarnya.

Proyek yang mulai diusut pada tahun 2013 itu, dikatakannya sudah merampung seluruh keterangan saksi maupun tersangka. Sehingga, tim penyidik saat ini tinggal menunggu hasil perhitungan tim audit investigasi BPKP Perwakilan NTB. (ant)


Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About kicknews. today

Dalam Kategori Ini

Mahasiswa Laporkan Korupsi “Berjamaah” 30 Anggota Dewan

  Mataram – Sekelompok mahasiswa yang berasal dari Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, melaporkan adanya ...