Jadilah yang Pertama Tau

KAJATI NTB Dorong Penyidik Rampungkan Berkas SPAM

ilustrasi
ilustrasi

kicknews.today Mataram – Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat, Martono, mendorong tim penyidik untuk segera merampungkan berkas perkara proyek pembangunan sistem penyedia air minum (SPAM) di Kabupaten Lombok Utara.

“Kasus ini kan sudah ada nilai kerugian negaranya, jadi pimpinan mendorong tim penyidik untuk segera merampungkan berkasnya, agar cepat masuk ke meja pengadilan,” kata Kasi Penkum dan Humas Kejati NTB I Made Sutapa di Mataram, Sabtu.

Tim audit investigasi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan NTB, telah menyerahkan hasil perhitungannya ke tim penyidik Kejati, dengan kerugian negara mencapai Rp1,5 miliar.

Kini, hasil perhitungan itu menjadi materi pelengkap berkas perkara milik tersangka berinisial BE, selaku pejabat pembuat komitmen (PPK) proyek, sekaligus sebagai kuasa pengguna anggaran (KPA).

“Seluruh alat bukti sudah dirampungkan tim penyidik, termasuk keterangan para saksi, ahli maupun tersangka,” ujarnya.

Untuk persoalan konstruksinya, baik dari kualitas bangunan dan mesin, Kejati NTB bersama tim ahli Fakultas Teknik Universitas Mataram, beberapa kali telah melakukan cek fisik di lapangan.

Komponen kelengkapan SPAM di Desa Bentek, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara yang diperika, antara lain, konstruksi gedung jaga, gedung mesin, instalasi pipa air (IPA), dan bak penampung air.

Diketahui, proyek SPAM Lombok Utara itu dianggarkan pada tahun 2012 dengan nilai pembangunannya mencapai Rp12,5 miliar. kasusnya mulai diusut Kejati NTB, terhitung sejak tahun 2013. (ant)


Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat