BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Bentara Budaya Bali Membincangkan Tiga Novel

ilustrasi (net)
ilustrasi (net)

kicknews.today Denpasar – Bentara Budaya Bali (BBB), lembaga kebudayaan nirlaba Kompas-Gramedia di Ketewel, Kabupaten Gianyar membincangkan tiga novel terbitan tahun 2015, yakni “Keluarga Lara” dan “Jejak-Jejak Mimpi” (karya Frans Nadjira) dan “Magening” buah cipta Wayan Sunarta.

“Ketiganya memiliki latar peristiwa yang berbeda dengan konflik tokoh-tokoh dan jalinan cerita yang mencerminkan proses cipta yang panjang,” kata Penata program Bentara Budaya Bali Juwitta Katriana di Denpasar, Minggu.

Ia mengatakan, dialog dan pementasan seni itu melibatkan seniman, budayawan, pelajar, mahasiswa dan masyarakat berlangsung Sabtu malam (31/10).

Novel Frans Nadjira menguraikan latar konflik di Sulawesi Selatan semasa perlawanan Kahar Muzakkar, sedangkan Wayan Sunarta mengkritisi situasi sosial kultural di Karangasem, wilayah paling timur Pulau Dewata.

Novel-novel terbitan Kaki Langit Kencana ditelaah oleh I Made Sujaya, seorang kritikus dan dosen sastra, serta dialihkreasikan menjadi sebentuk pembacaan karya oleh Muda Wijaya dan pertunjukan teater oleh Teater Rubikz SMAK Harapan, Denpasar.

Acara tersebut juga dimeriahkan dengan penampilan musikalisasi puisi oleh Kelompok Sekali Pentas dan pemutaran video dokumenter menyangkut sosok kedua sastrawan itu garapan Dadi Reza Pujiadi.

Frans kelahiran di Makassar, Sulawesi Selatan pada 1942 mulai menulis puisi dan prosa sejak 1960-an. Belajar melukis di Akademi Seni Lukis Indonesia (ASLI) Makassar (1960), pernah meluncurkan antologi cerpen berjudul Bercakap-cakap di Bawah Guguran Daun-daun (Denpasar, 2004).

Antologi puisi Curriculum Vitae di Taman Budaya (Yogyakarta, 2007), dan antologi cerpen Pohon Kunang-Kunang (2010). Sajak-sajaknya pernah dimuat di Harian Bali Post, CAK, Kalam, Kompas, Koran Tempo, Media Indonesia.

Sementara Wayan Jengki Sunarta lahir di Denpasar, 22 Juni 1975, menamatkan pendidikan Antropologi Budaya di Fakultas Sastra, Universitas Udayana, Bali. Tulisan-tulisannya dimuat di berbagai media massa lokal dan nasional.

Buku kumpulan cerpennya yang telah terbit adalah Cakra Punarbhawa (Gramedia, 2005), Purnama di Atas Pura (Grasindo, 2005), Perempuan yang Mengawini Keris (Jalasutra, 2011).

Buku kumpulan puisinya: Pada Lingkar Putingmu (bukupop, 2005), Impian Usai (Kubu Sastra, 2007), Malam Cinta (bukupop, 2007), Pekarangan Tubuhku (Bejana Bandung, Juni 2010).

Sejumlah karya puisi dan cerpennya pernah meraih penghargaan dalam dunia kesusastraan, di antaranya Krakatau Award 2002 dari Dewan Kesenian Lampung, Cerpen Pilihan Kompas 2004, Cerpen Terbaik Kompas 2004 versi Sastrawan Yogyakarta. (ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About kicknews. today