Jadilah yang Pertama Tau

Pendakian Rinjani Telan Korban, Satu Pendaki Patah Tulang

Proses Evakuasi Korban Patah Tulang oleh Sat Brimob Polda NTB bersama Basarnas.
Proses Evakuasi Korban Patah Tulang oleh Sat Brimob Polda NTB bersama Basarnas. (istimewa)

kicknews.today Mataram – Proses evakuasi warga paska meletusnya Gunung Baru Jari, Rinjani memakan korban. Satu orang warga luka parah saat turun dari pendakian.

Korban yang belum diketahui identitasnya itu mengalami luka patah tulang. Kepastian itu disampaikan Kabidhumas Polda NTB Tribudi Pangastuti, kemarin (27/10).

”Ada satu warga yang mengalami patah tulang saat kembali dari pendakian,” katanya kepada wartawan.
Kejadian itu berlangsung saat proses evakuasi Senin (26/10). Korban yang diminta turun dari gunung terjatuh. Kakinya tergelincir dan menyebabkan korban terluka patah tulang.

”Korban dibawa langsung ke Rumah Sakit terdekat dan dirawat. Sekarang kondisinya sudah membaik,” ungkapnya.
Untuk proses evakuasi ini Kapolda NTB Brigjen Umar Septono turun ke lokasi. Ia bersama anggotanya memantau langsung proses evakuasi.

”Pak Kapolda sudah ke lokasi kemarin (Senin). Beliau melihat langsung proses evakuasi,” katanya.

Sejauh ini evakuasi terhadap pendaki dan wisatawan terus berlangsung. Guna mempermudah jalannya evakuasi, polda NTB mendirikan dua posko .

”Kita bangun posko di Torean dan Kenanga Pegadungan. Evakuasi di posko itu dipimpin langsung Dirshabara dan Kapolres Lobar,” terangnya.

Pos evakuasi tersebut ditempati puluhan anggota polisi. Mereka juga menyediakan kendaraan untuk mempercepat proses evakuasi terhadap warga.

Sementara, warga yang menjalankan ritual di Gunung Rinjani dipastikan sudah turun. Tri mengaku, kebetulan ritual warga beragama Hindu tersebut berakhir hari ini (kemarin).

”warga yang melakukan ritual disana (Rinjani) sudah turun hari ini. Untuk pendaki maupun wisatawan yang terjebak belum ada laporan,” tandasnya.

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat