BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Kasat Lantas Lombok Tengah Bantah Biaya SIM A Lebih Dari Sejuta

Kasat Lantas Lombok Tengah Iptu Lalu Ryan Aditya.
Kasat Lantas Lombok Tengah Iptu Lalu Ryan Aditya.

kicknews.today Mataram – Kepala Satuan Lalulintas Polres Lombok Tengah Iptu Lalu Ryan Aditya membantah tegas tentang isu biaya membuat Surat Izin Mengemudi (SIM) Type A di tempatnya bertugas lebih dari satu juta rupiah.

Hal ini diungkapkan ketika dikonfirmasi media saat perayaan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) di Mataram, Selasa (27/10) kemarin.

Mengenai adanya keluhan masyarakat tentang mahalnya tarif pembuatan SIM, Ryan menegaskan bahwa Satuan Lalulintas Polres Lombok Tengah menetapkan tarif sesuai dengan PNBP tanpa adanya biaya tambahan sedikitpun.

“Kami tetapkan tarif penerbitan SIM sesuai dengan PP No 50 tahun 2010 tentang PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak)” Ungkapnya.

Dijelaskan olehnya bahwa mekanisme penerbitan SIM di Polres Lombok Tengah saat ini juga sudah menerapkan sistem elektronik FIFO (First in First out) dan itu sangat memperkecil celah bagi calo untuk melakukan aksinya sebagai makelar penerbitan SIM.

Lebih lanjut katanya, apabila ada keluhan masyarakat tentang mahalnya biaya penerbitan SIM, dirinya mengira itu adalah upaya calo untuk meraih keuntungan mengingat sulitnya mereka melalui mekanisme yang ada sekarang.

“Calo saat ini begitu sulit masuk karena kita terapkan sistem elektronik. Hanya pemohon SIM yang bisa masuk dan mendapat kartu RFID (Radio Frekwency Identification) sedang yang lainnya tidak” lanjutnya.

Riyan mengatakan, setiap pemohon sim yang datang ke Polres Lombok Tengah pasti dijelaskan tentang mekanisme dan tarif penerbitan SIM sesuai PNBP oleh petugas yang ada disana ketika baru masuk pintu pertama.

“Jika pemohon lulus dalam mekanisme pembuatan SIM dari syarat administrasi ataupun ujian tulis dan praktek itu tidak masalah, tapi banyak juga yang tidak lulus, itu yang biasanya cari-cari celah jalan pintas untuk menggunakan calo” Pungkasnya.

Ryan sendiri menghimbau kepada masyarakat, jika ingin menerbitkan SIM maka sebaiknya ikuti prosedur yang ada, namun jika tidak lulus ujian SIM sebaiknya latihan dan pelajari lagi tentang rambu lalulintas dan kemahiran berkendara, apabila telah yakin bisa maka silahkan kembali.

 

 

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Penikmat Sabu di Bulan Puasa Digrebek Polisi di Lombok Tengah

  Lombok Tengah – Seorang pria berinisial LHA (45) asal Lombok Tengah bakalan tak bisa ...