Jadilah yang Pertama Tau

Warga Diminta Tidak Mendekati Gunung Rinjani

Gunung Rinjani saat meletus 1994 (wikipedia)
Gunung Rinjani saat meletus 1994 (wikipedia)

kicknews.today Mataram – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat mengimbau masyarakat untuk sementara waktu tidak mendekati kawasan Gunung Rinjani menyusul meletusnya Gunung Baru Jari.

“Kita tidak takut menghadapi bencana tetapi dampaknya yang dikhawatirkan. Karenanya kita sudah menginstruksikan kepada warga untuk sementara waktu tidak mendekati kawasan Gunung Rinjani,” kata Wakil Gubernur NTB H Muhammad Amin di Mataram, Senin.

Menurutnya, pascameletus Gunung Baru Jari yang merupakan anak Gunung Rinjani pada Minggu (25/1) sekitar pukul 10.45 WITA, Pemerintah Provinsi NTB sudah berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota terutama tiga kabupaten yang dekat dengan Gunung Rinjani untuk melakukan pemantauan terutama terhadap mobilitas manusia agar tidak ada yang masuk ataupun mendekati kawasan tersebut.

“Dalam rapat kami dengan seluruh SKPD, meletusnya Gunung Baru Jari ini juga menjadi atensi pemerintah daerah untuk melakukan upaya penanganan dan antisipasi terhada hal yang tidak di inginkan,” jelasnya.

Gunung Barujari di Pulau Lombok, NTB, dilaporkan meletus pada Minggu, sekitar pukul 10.45 WITA.

Kepala Resor Sembalun Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Zulfahri mengatakan Gunung Barujari yang disebut sebagai anak Gunung Rinjani oleh masyarakat Pulau Lombok itu saat ini masih mengeluarkan asap dan debu dalam skala kecil.

“Kondisi kepulan asap saat awal letusan tidak terlalu besar, namun kami sudah melakukan upaya evakuasi terhadap para pendaki karena dikhawatirkan letusan makin membesar,” katanya.

Dia mengaku belum mengetahui secara pasti berapa jumlah pendaki yang masih berada di Danau Segara Anak yang lokasinya dekat dengan Gunung Barujari yang mengeluarkan asap.

“Ada empat orang anggota tim dari TNGR yang masih berada di atas untuk melakukan evakuasi para pendaki, saya belum tahu pasti berapa jumlah pendaki yang terdaftar, yang jelas semua ada datanya,” ujarnya.

Proses evakuasi dilakukan melalui jalur pendakian Torean, Kabupaten Lombok Utara karena lebih aman dari asap dan debu akibat letusan.

Zulfahri menegaskan, pihaknya juga sudah menutup seluruh jalur pendakian resmi, baik melalui Sembalun dan Timbanuh, Kabupaten Lombok Timur, maupun Senaru, Kabupaten Lombok Utara.

Gunung Barujari atau yang disebut Gunung Baru berada di sisi timur kaldera Gunung Rinjani, dengan kawah berukuran 170m x 200 meter, ketinggian 2.296 – 2376 meter dari permukaan laut (mdpl).

Gunung yang berada di areal Danau Segara Anak Gunung Rinjani ini terakhir meletus pada 2 Mei 2009, dengan jumlah korban jiwa 31 orang karena banjir bandang akibat letusan. Sebelumnya juga pernah meletus pada 2004, namun tidak ada korban jiwa.

Gunung Barujari juga pernah tercatat meletus pada tahun 1944 (sekaligus pembentukannya), kemudian tahun 1966, dan tahun 1994. (ant)


Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat