BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Ditreskrimsus Polda NTB Tingkatkan Kasus Parsel Lotim Ke Penyidikan

ilustrasi - Parsel (net)
ilustrasi – Parsel (net)

kicknews.today Mataram – Tim penyidik Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Kepolisian Daerah Nusa Tengggara Barat telah meningkatkan kasus dugaan korupsi pengadaan paket lebaran (parsel) Kabupaten Lombok Timur tahun 2014 ke tahap penyidikan.

Direktur Ditreskrimsus Polda NTB melalui Kasubdit III AKBP Andy Hermawan kepada wartawan di Mataram, Kamis, menuturkan bahwa peningkatan status ke tahap penyidikan setelah sebelumnya penyidik mendapatkan adanya indikasi penyimpangan dalam program pembagian bagi para fakir miskin tersebut.

“Jadi kami pastikan kasusnya berjalan terus, dan kini sudah naik ke penyidikan. Karena terindikasi tidak sesuai dengan nomenklatur program,” kata Andy.

Lebih lanjut, kini penyidik sedang mengagendakan pemeriksaan sejumlah saksi, terutama dari kalangan pejabat Pemerindah Kabupaten Lombok Timur. Antara lain, mantan Kabag Kesra Sekretariat Daerah (Setda) Lombok Timur H Syahmad dan saksi lainnya dari 114 instansi setempat.

“Waktu kasusnya masih tahap penyelidikan sudah meminta keterangan sejumlah pejabat, termasuk mantan Kabag Kesra Setda Lombok Timur H Syahmad. Dan sekarang pastinya mereka akan dipanggil lagi, termasuk H Syahmad, karena dia selaku kuasa pengguna anggaran (KPA),” ucapnya.

Indikasi penyimpangannya yakni adanya perbedaan antara petunjuk pelaksana (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) dengan pelaksanaan programnya di lapangan. Pembagian parsel ini diketahui menggunakan dana APBN tahun 2014 mencapai Rp15,1 miliar.

Nantinya, lanjut Andy, setelah pihaknya mendapat keterangan dari seluruh saksi, pihaknya dipastikan akan langsung melakukan gelar perkara, guna mengetahui tersangka dalam kasusnya yang telah masuk tahap penyidikan itu.

“Jadi tunggu saja hasil gelar perkara, baru kita ketahui siapa tersangkanya,” kata Andy.

Diketahui, program pembagian persel ini berjudul “program bantuan sandang pangan untuk kesejahteraan sosial”, yang peruntukannya bagi para fakir miskin dan masyarakat biasa di wilayah Lombok Timur.

Pengadaan parsel ini, dilakukan dalam dua tahapan, pada tahap pertama Pemkab Lombok Timur menggunakan dana APBD senilai Rp12,4 miliar untuk pengadaan 50.000 paket parsel.

Kemudian, pada tahap kedua dianggarkan kembali dari dana APBN sebesar Rp2,7 miliar untuk pengadaan 13.500 paket parsel yang dibagikan ke seluruh PNS yang bekerja di 114 instansi setempat.

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About kicknews. today

Dalam Kategori Ini

Polda NTB Wanti-wanti Insiden Presiden Jalan Kaki di HUT TNI Tak Terulang

  kicknews.today – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat mewanti-wanti kepada seluruh jajaran yang bertugas mengamankan ...