BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Ayo Dong Ke Lombok, Mencari Jelmaan Sang Putri Mandalika

Liburan ke pantai bukan cuma main air aja, apa gunanya berlibur ke tempat yang indah kalo ngak menikmati panoramanya, mengenal budaya dan tradisinya? Diatas ataupun di dalam air, there’s so many things to see.  Seperti sebuah tradisi lokal Lombok yang melegenda ini, Upacara Bau Nyale atau upacara menangkap cacing laut.  Apa menariknya?

suasana upacara budaya Bau Nyale di pantai Mandalika - Kuta Lombok Tengah (kicknews Foto: Yermia)
suasana upacara budaya Bau Nyale di Pantai Seger - Lombok Tengah (kicknews Foto: Yermia)

kicknews.today – Pesta atau upacara Bau Nyale merupakan sebuah peristiwa dan tradisi yang sangat melegenda dan mempunyai nilai sakral tinggi bagi Suku Sasak, Suku asli Pulau Lombok. Keberadaan pesta bau nyale ini berkaitan erat dengan sebuah cerita rakyat yang berkembang di daerah Lombok Tengah bagian selatan.

Putri Mandalika, seorang putri cantik jelita yang menjelma menjadi cacing nyale dan muncul sekali dalam setahun di Pantai Lombok. Siapa sangka cacing nyale ini adalah jelmaan dari seorang putri yang sangat cantik yang diperebutkan oleh pangeran-pangeran dari berbagai kerajaan di Lombok.

Putri Mandalika adalah putri dari pasangan Raja Tonjang Beru dan Dewi Seranting. Raja ini terkenal karena kebijaksanaannya sehingga rakyatnya sangat mencintainya karena mereka hidup makmur. Putri Mandalika hidup dalam suasana kerajaan dan dihormati hingga dia menginjak dewasa.

Saat dewasa Putri Mandalika tumbuh menjadi seorang gadis yang sangat cantik dan mempesona. Kecantikannya tersebar hingga ke seluruh Lombok sehingga Pangeran-Pangeran dari berbagai Kerajaan seperti Kerajaan Johor, Kerajaan Lipur, Kerajaan Pane, Kerajaan Kuripan, Kerajaan Daha, dan kerajaan Beru berniat untuk mempersuntingnya.

pawai acara bau nyale, seorang model berperan sebagai Putri Mandalika (kicknews Foto : Yermia)
pawai acara bau nyale, seorang model berperan sebagai Putri Mandalika (kicknews Foto : Yermia)

 

Mengetahui hal tersebut ternyata membuat sang Putri menjadi gusar, karena jika dia memilih satu di antara mereka maka akan terjadi perpecahan dan pertempuran di Gumi Sasak. Bahkan ada beberapa kerajaan yang memasang senggeger (ilmu pelet) agar Sang Putri jatuh hati padanya. Namun hal ini malah membuat sang Putri makin gusar.

Setelah berpikir panjang, akhirnya sang Putri memutuskan untuk mengundang seluruh pangeran beserta rakyat mereka untuk bertemu di Pantai Kuta Lombok pada tanggal 20 bulan ke 10 menurut perhitungan bulan Sasak tepatnya sebelum Subuh. Undangan tersebut disambut oleh seluruh pangeran beserta rakyatnya sehingga tepat pada tanggal tersebut mereka berduyun-duyun menuju lokasi undangan.

patung putri mandalika, where the story begin (kicknews Foto : Taufik)
patung putri mandalika di pantai mandalika kuta lombok, where the story begin (kicknews Foto : Taufik)

Setelah beberapa saat akhirnya Sang Putri Mandalika muncul dengan diusung oleh prajurit-prajurit yang menjaganya. Kemudian dia berhenti dan berdiri di sebuah batu dipinggir pantai. Setelah mengatakan niatnya untuk menerima seluruh pangeran dan rakyat akhirnya Sang Putri pun meloncat ke dalam laut. Seluruh rakyat yang mencarinya tidak menemukannya. Setelah beberapa saat akhirnya datanglah sekumpulan Cacing berwarna-warni yang menurut masyarakat dipercaya sebagai jelmaan Putri Mandalika.

Nah, penasaran kan bagaimana rupa wujud cacing nyale penjelmaan sang putri itu? Dan bagaimana kemeriahan acaranya yang digelar setiap satu tahun sekali ini di bulan Februari.  Tunggu apalagi, buat schedule liburanmu. Dan, Ayo Dong ke Lombok!.

suasana lokasi acara Bau Nyale menjelang malam di pantai seger - Lombok Tengah (kicknews Foto : Taufik)
suasana lokasi acara Bau Nyale menjelang malam di pantai seger – Lombok Tengah (kicknews Foto : Taufik)

 

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About kicknews. today

Dalam Kategori Ini

Lombok Ibarat Emas Pariwisata, Sedikit Dipoles, Bali Lewat…

  kicknews.today Mataram, – Dekan Fakultas Musik dan Seni Persembahan Universitas Pendidikan Sultan Idris (UPSI) ...