Polda Jambi Musnahkan 8.020 Butir Ekstasi

 

ilustrasi - pil ekstasi (net)
ilustrasi – pil ekstasi (net)

kicknews.today Jambi – Penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda Jambi melakukan pemusnahan barang bukti narkoba berupa 8.020 butir pil ekstasi yang dikonversi senilai Rp2,5 miliar yang diamankan dari enam orang tersangka dua diantaranya adalah oknum polisi.

Kabid Humas Polda Jambi, AKBP Kuswahyudi Tresnadi di Jambi, Senin, mengatakan pemusnahan barang bukti ini akan dilakukan di Mapolda Jambi dengan menghadirkan langsung para tersangka dan pihak terkait seperti BPOM, Dinas Kesehatan, Kejaksaan Tinggi Jambi dan Pengadilan Negeri Jambi.

Setelah dilakukan pemeriksaan dari BPOM Jambi, hasilnya barang bukti tersebut positif mengandung zat adiktif terlarang alias narkotika jenis ekstasi.

Selain itu, pihaknya juga masih melakukan pengembangan terkait adanya pelaku lain dalam kasus ini. Salah satu oknum polisi yang diduga pemilik barang haram tersebut berinisial ED juga sudah diamankan di Mapolda Jambi.

Oknum polisi tersebut ditangkap oleh anggota Satresnarkoba Polresta Jambi pasca tertangkapnya empat kurirnya yang diamankan lebih dahulu oleh Polda.

Tersangka dalam kasus ini adalah pasangan suami istri Afrita alias Ita bin Dungcik (40) dan Samsul Abrar (43) Warga RT 07 Kelurahan Murni, Kecamatan Telanaipura, Heriyanto (33) warga RT 11 Simpang Rimbo, Kecamatan Kotabaru dan Syarkawi alias Pak Gau (43) warga Kebun Handil, Kecamatan Jelutung.

Mereka diamankan di tempat terpisah. Terakhir seorang oknum polisi Brigadir BS juga ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.

Penangkapan kelompok gembong narkoba itu dilakukan pada 15 September lalu, dimana ribuan butir pil ekstasi itu sendiri diamankan di rumah Brigadir BS di Perumahan Kotabaru, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi.

Terkait penanganan kasus ini penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda Jambi juga sudah berkoordinasi dengan Jaksa Kejati Jambi dengan mengirimkan Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP).

Atas perbuatan para pelaku atau tersangka dikenakan pasal 114 ayat 2 dan 112 ayat 2 UU Nomor 35 Tahun 2008 dengan ancaman hukuman seumur hidup atau minimal 20 tahun penjara. (ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat