Jadilah yang Pertama Tau

Gubernur dukung DIKTI cabut PTS di NTB

kicknews.today Mataram – Gubernur Nusa Tenggara Barat TGH M Zainul Majdi mendukung sikap Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi yang mencabut izin operasi lima perguruan tinggi swasta di provinsi itu.

“Langkah itu bagus dan saya dukung supaya jadi pelajaran bagi pengelolan PTS abal-abal. Bagi yang tidak memiliki izin resmi memang tidak boleh ada dan harus dibersihkan di NTB,” kata Zainul Majdi di Mataram, Selasa.

Menurutnya, keberadaan PTS abal-abal, selain secara undang – undang merupakan pelanggaran, juga merugikan masyarakat, khususnya mahasiswa yang kuliah di PTS bersangkutan.

Untuk itu, ia mengingatkan supaya temuan dan tindakan yang dilakukan kementerian itu juga bisa menjadi pelajaran bagi masyarakat, khususnya yang hendak masuk kuliah, lihat dulu legalitas PTS tempat mendaftar, apakah telah diakui atau tidak, supaya biaya dan tenaga dikeluarkan tidak sia-sia.

“Jangan sampai niat sudah baik hendak kuliah dan menuntut ilmu, tapi PTS tempat kuliah malah abal-abal,” katanya.

Majdi menambahkan, terkait masalah keperdataan dan nasib mahasiswa di lima PTS NTB yang dinyatakan ilegal NTB silakan diselesaikan dengan pengelola bersangkutan.

Kemenristek Dikti menonaktifkan 243 kampus karena bermasalah. Kampus yang dinonaktifkan itu akan dicabut izinnya bila tidak memenuhi syarat minimum dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT).

Total terdapat 243 perguruan tinggi di seluruh Indonesia, lima di antaranya terdapat di NTB, yaitu STIA Abdul Kadir Bima NTB, Akademi Managemen Surya Mataram, Akademi Teknik Bima, STIKES Yahya Bima dan Sekolah Tinggi Teknik Bima. (ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat