BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Menko Perekonomian: Penyaluran KUR sulit capai target

kicknews.today Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyebut penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang ditargetkan Rp30 triliun tahun ini sulit untuk tercapai.

“Dengan pengalaman yang sudah dicoba dan didorong seluruh kemampuan yang ada saat ini diperkirakan sampai akhir tahun realisasinya hanya akan mencapai Rp19 triliun, jadi tersisa hampir Rp11 triliun,” kata Darmin Nasution dalam jumpa pers setelah Rapat Terbatas dengan topik KUR yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Kantor Presiden Jakarta, Senin.

Darmin mengatakan, hal itu karena berbagai sebab di antaranya KUR yang baru resmi diputuskan pada 14 Agustus 2015 dan dimulai pelaksanaannya empat hari kemudian pada 18 Agustus 2015.

Menurut dia, proses persiapan penyaluran KUR memakan waktu yang cukup lama.

“Jadi target yang ditetapkan untuk bisa disalurkan dalam 4,5 bulan sejak pertengahan Agustus sampai tutup tahun adalah Rp30 triliun, itu jumlah yang besar apalagi waktunya hanya tinggal beberapa bulan ke depan,” katanya.

Menko Perekonomian menambahkan, pada tahun-tahun sebelumnya pun target KUR tidak sebesar tahun ini.

Tingkat suku bunga KUR, kata Darmin, juga sudah cukup rendah yakni 12 persen per tahun.

Dengan target penyaluran KUR sebesar Rp30 triliun, masing-masing bank pelaksana mendapatkan beban target yang berbeda di antaranya Bank Rakyat Indonesia (BRI) ditargetkan Rp21,4 triliun terdiri KUR Mikro, KUR Ritel, dan KUR Tenaga Kerja Indonesia (TKI).

Sedangkan Bank Mandiri ditargekan Rp3,2 triliun untuk tiga program KUR dan Bank Negara Indonesia (BNI) sebesar Rp3,2 triliun sehingga total ketiga bank pelaksana ini ditargetkan menyalurkan Rp27,8 triliun.

Bank Pembangunan Daerah (BPD) secara selektif dibebani target Rp2,2 triliun sehingga totalnya Rp30 triliun untuk seluruh bank pelaksana.

Darmin menambahkan sampai 30 September 2015 realisasi KUR terinci BRI Rp3,506 triliun, Bank Mandiri Rp359 miliar, BNI Rp159 miliar dan BPD belum ada realisasi sehingga total penyaluran sebesar Rp4,024 triliun.

“Dengan beberapa usulan kita ingin agar ada percepatan lebih jauh lagi,” katanya.

Sejumlah usulan yang dimaksud untuk mempercepat penyaluran KUR di antaranya dengan memperluas cakupan sektor, menambah bank pelaksana dan mengaktifkan KUR TKI.

“Presiden ingin agar target Rp30 triliun jangan ditawar lagi,” kata Darmin. (Ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About kicknews. today

Dalam Kategori Ini

Parah… Dua Remaja Ini Curi Sepeda di Batu Layar untuk Beli Narkoba

  Mataram – MB dan AT harus melanjutkan masa remajanya di jeruji besi. Akibat ketagihan ...