Aviastar diduga jatuh di perbatasan Luwu-Palopo

Makassar, KickNews – Tim gabungan pencari pesawat PKBRM/DHC6 bernomor penerbangan MV 7503 milik maskapai Aviastar mulai fokus ke daerah diduga lokasi jatuhnya yang berada di perbatasan Kabupaten Luwu dan Kota Palopo, Sulawesi Selatan.

“Berdasarkan informasi terakhir dari warga Basten Utara ada pesawat putih terbang rendah tidak seperti biasanya. Untuk itu tim segera melakukan penyisiran di sana,” kata Koordinator Pos Pencari dan Penyelamat (Search and Rescue/SAR) Kabupaten Bone, Andi Sultan, melalui sambungan telepon, Sabtu.

Namun, ia mengemukakan, tim SAR banyak menghadapi kendala lantaran kawasan Basten Utara merupakan kawasan hutan lebat dan jarang dilalui masyarakat, sementara jarak pos komando (posko) dari lokasi yang diduga jatuhnya pesawat Aviastar sekitar 13 kilometer.

Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya TNI F. Henry Bambang Soelistyo kepada wartawan di pusat krisis Bandara Sultan Hasanuddin menyatakan bahwa pihaknya belum menemukan keberadaan pesawat tersebut mengingat lokasi titik yang disebutkan cukup menantang.

“Hari ini gagal ditemukan lokasi yang diperkirakan jatuhnya pesawat Avistar yang hilang kontak sejak kemarin. Sementara ini hanya satu peswat yang terus berpatroli di sejumlah titik diduga lokasi jatuhnya pesawat,” katanya.

Ia menyebutkan berdasarkan informai sementara hambatan pencairan dialami tim gabungan di lokasi tersebut berada di daerah pegunungan, perbukitan dan jurang yang cukup terjal di semua titik perkiraan jatuhnya Aviastar.

“Sementara ini hanya satu pesawat yang berpatroli, besok kita tambah lagi. Malam ini kita hentikan pencarian lewat udara dan darat untuk istirahat. Kalaupun ada info pasti kita langsung bergerak,” ujarnya.

Ia menambahkan Pencairan dilakukan pada empat sektor meliputi Kabupaten Luwu, Kota Palopo, Kabupaten Toraja, dan Kabupaten Enrekang.

“Dari pencairan ke semua sektor tersebut semuanya belum ada kejelasan atau nihil,” katanya menambahkan.

Pesawat tersebut berangkat dari Bandara Andi Jemma Masambaa, Luwu Utara, Sulsel pukul 14.25 Wita menuju Makassar. Pesawat tersebut membawa tujuh penumpang dan tiga kru.

Aviastar itu diterbangkan oleh pilot Kapten Iri Afriadi, Kopilot Yudhistira, dan satu teknisi. Tujuh penumpang yang terdiri atas empat dewasa, satu anak, dan dua bayi dalam pesawat tersebut.

Nama mereka, yakni Nurul Fatimah, Lisa Falentin, Risa Arman, Sakhi Arqam, Muhammad Natsir, Afif (bayi), dan Ray.

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat