BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Pelaku penembakan Oregon Chris Harper-Mercer asal California

Winchester, San Francisco. KickNews – Pria yang ditembak mati oleh polisi setelah melakukan penembakan brutal terhadap sembilan orang di salah satu perguruan tinggi di bagian selatan Oregon, merupakan pemuda yang tinggal di dekat kampus.

Sebuah sumber dari pihak penegak hukum mengatakan beberapa lembaga sudah mengidentifikasi penembak tersebut bernama Chris Harper-Mercer yang berusia 26 tahun. Pelacakan online menunjukkan pria dengan nama tersebut tinggal di Torrance, California, sebelum pindah ke Winchester, Oregon.

Para tetangganya menyebut pria itu sebagai pribadi yang pemalu.

Reuters secara independen tidak bisa memastikan nama pelaku penembakan, namun pada Kamis (1/10) malam aparat penegak hukum melakukan pemeriksaan di salah satu bangunan apartemen di Winchester yang dikenal sebagai tempat tinggal Harper-Mercer.

Dua tetangga mengatakan mereka mengenali dua foto online Harper-Mercer sebagai pria yang tinggal di apartemen tersebut, namun ketika dihubungi nomor telefon yang terdaftar pada alamat tersebut bernada sibuk.

CNN melaporkan pelaku penembakan menggunakan empat senjata, termasuk senapan laras panjang, pada serangan di salah satu kelas kampus tersebut. Tujuh orang dilaporkan terluka di kampus Umpqua Community College di Roseburg, sebuah kota dekat Winchester yang dihuni sekitar 20.000 orang.

Sebuah foto di profil MySpace milik seseorang bernama Chris Harper-Mercer dari Torrance memperlihatkan pemuda dengan rambut nyaris plontos, kacamata berbingkai gelap, dan ekspresi wajah serius. Dalam foto tersebut, dia memegang senjata laras panjang.

Seorang warga bernama Steven Fisher yang tinggal berdekatan dengan gedung apartemen Winchester mengenali foto online Harper-Mercer sebagai tetangganya.

“Saya baru mulai memperhatikan dia selama empat sampai enam bulan terakhir. Ada taman bermain di belakang apartemen, dan kami tinggal di lantai dua. Saya suka keluar untuk merokok dan memperhatikan orang-orang di sekitar,” ucap Fisher yang mengaku tak pernah berbicara dengan Harper-Mercer.

“Sekitar pukul 17 atau 17.30 saya melihatnya di luar dengan beberapa anak. Dia tampak gugup, selalu melihat ke belakang bahunya untuk memeriksa apakah ada yang memperhatikan,” kata Fisher.

Tetangga lainnya juga mengenali Harper-Mercer sebagai pemuda yang tinggal di lingkungan tersebut.

Banyak mobil pihak berwajib, personel, dan anjing pelacak berkumpul di kompleks apartemen berwarna merah muda, yang berjarak sekitar empat menit dari Umpqua Community College, sejak Kamis malam.

Garis polisi direntangkan di salah satu unit apartemen tersebut, dengan dijaga beberapa petugas dan seekor anjing. Penyelidik dari beberapa lembaga hukum seperti Kepolisian Daerah Douglas, Layanan Perlindungan Keamanan Homeland, dan FBI berada di lokasi tersebut.

Dalam sebuah postingan di situs pencarian jodoh dan media sosial, salah satu pengguna mengunggah foto yang mirip dengan Harper-Mercer dengan nama IRONCROSS45, yang diketahui sebagai alamat surat elektroniknya.

Dalam laman itu, dia mendeskripsikan dirinya sebagai pemuda ras campuran berusia 26 tahun yang sedang mencari wanita. Dikatakannya, dia tidak religius namun spiritual, seorang “alcoholic” dan republikan konservatif yang hidup dengan orangtuanya.

Secara sosial, katanya, ia pemalu pada awalnya dan lebih senang berada di grup kecil. Dia juga menjelaskan dirinya sebagai pemuda yang selalu berdiet dan sedang mencari “yin untuk yang-nya”.

Alamat surel sama yang terhubung dengan Chris Marper-Mercer juga terkait dengan profil pengguna situs Lithium_Love di website KickAssTorrents.

Di situs tersebut, si pengguna menulis blog tentang Vester Flanagan, seorang pria yang menembak mati dua reporter saat sedang melakukan siaran langsung pada Agustus lalu, sebelum akhirnya bunuh diri. Pengguna itu memuji rekaman penembakan yang dilakukan Flanagan.

“Sebuah catatan menarik, saya memperhatikan bahwa banyak orang seperti dia hidup menyendiri dan tidak dikenal, tapi saat mereka menumpahkan sedikit saja darah, seluruh dunia akan tahu siapa mereka. Awalnya seseorang yang tidak dikenali, sekarang dikenal luas. Wajahnya terpampang di setiap layar, namanya menjadi buah bibir setiap orang di planet ini, semua hanya karena apa yang dilakukannya dalam sehari. Tampaknya semakin banyak kamu membunuh orang, kamu akan semakin jadi pusat perhatian,” ujar pengguna itu.

Berdasarkan website tersebut, postingan torrent terakhir si pengguna dikirim pada Selasa (29/9) dengan judul “”This World Surviving Sandy Hook BBC Documentary 2015”. (Ant/Reuters)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About kicknews. today

Dalam Kategori Ini

Antisipasi Penyadapan ATM, Vendor Harus Kerjasama dengan Polisi

  Lombok Utara – Belum lama ini Polres Lombok Utara berhasil mengungkap jaringan pembobolan ATM ...