BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Dua Anggota Polisi Dikejar Massa, Seorang Ibu Meninggal

 

Kapolres Sumbawa AKBP Muhammad, s.ik. memberikan pengarahan kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi (Foto:HPS)
Kapolres Sumbawa AKBP Muhammad, s.ik. memberikan pengarahan kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi (Foto:HPS)

Kabupaten Sumbawa, KickNews -  Senin (28/9) Kepala Desa (Kades) Sahabuddin dan Ketua BPD setempat Sukriman nyaris pingsan dihajar, sementara sebuah sepeda motor dinas kades dibakar. Selain itu dua orang anggota polisi yang terjun ke lokasi kejadian dikejar sekelompok massa.

Kemarahan sekelompok warga ini dipicu dari aksi kades yang menampar salah seorang warganya yang diduga merusak pintu portal jalur keluar desa. Namun tamparan ini dibalas oknum warga dengan memukul kades Sahabuddin dengan sebilah bambu yang saat itu datang bersama Ketua BPD Sukriman.

Situasi tersebut berlangsung singkat setelah pasukan Dalmas dari Polres Sumbawa yang diback-up satu pleton anggota Brimob tiba di TKP. Pasukan yang dipimpin langsung Kapolres Sumbawa AKBP Muhammad, S.IK. ini berhasil mengendalikan situasi sehingga berangsur kondusif.

Menurut kades Sahabuddin peristiwa tersebut bermula dari aksi oknum warganya berinisial LB yang merusak gembok portal di Dusun Batu Putih, minggu (27/9) malam.

“Bukan hanya itu saja, Pos Ronda yang ada di dekat Portal dipindah bergeser sejauh beberapa meter. Portal ini dipasang pihak desa untuk mencegah melintasnya kendaraan berat atau bertonase, mengingat ruas jalan tersebut rusak parah dan belum diperbaiki. Untuk memperbaikinya, setiap kendaraan roda empat yang melintas dibebaskan pungutan Rp 20 ribu per unit, dan pungutan ini telah diatur dalam Perdes yang hasilnya juga untuk perbaikan jalan setempat,”jelas Sahabuddin, “Namun malam itu truk milik oknum warga yang mengangkut kayu melintas dan merusak portal. Pengrusakan gembok portal oleh warga yang sama ini sudah terjadi beberapa kali, dan sudah pernah ditegur lalu berjanji tidak mengulanginya. Tapi sekarang kembali terulang.” lanjutnya.

Sahabuddin mengaku mendapat laporan mengenai pengrusakan tersebut dari Ketua BPD. Yang kemudian bersama Ketua BPD menuju kediaman LB, Senin pagi sekitar pukul 07.00 Wita. Singkatnya di depan rumah LB, kades dan LB sempat terjadi perdebatan. Dan tanpa diduga dari arah belakang, anak LB berinisial DD memukul kepala kades menggunakan bambu. Anak LB yang lainnya, GT juga tak tinggal diam. Menggunakan bambu memukul kepala Ketua BPD sebanyak dua kali. Setelah beraksi kedua kakak beradik itupun kabur. Setelah kejadian itu, LB selaku orang tua DD dan GT meminta maaf kepada Kades. Namun istri LB keluar rumah marah-marah kepada kades. LB langsung meminta istrinya masuk rumah. Di dalam rumah sang istri langsung jatuh pingsan sehingga dilarikan ke Puskesmas Plampang. Namun di tengah perjalanan menghembuskan napas terakhir.

Dua orang anggota Polsek Plampang yang ditugaskan turun ke lokasi mengundang reaksi warga dan mengejar dua anggota polisi tersebut.

Hal senada diungkapkan Ketua BPD Sepayung, Sukriman. Ia yang datang mendampingi Kades ikut menjadi sasaran. “Dari arah belakang, dua kali pukulan bambu yang dilayangkan GT kakak kandung DD, tepat dibagian belakang kepala saya.” ujar Sukriman yang mengaku nyaris pingsan.

Kini kasus penganiayaan termasuk pembakaran kendaraan dinas dalam penyelidikan polisi. Kades dan BPD Sepayung juga telah resmi melaporkan kasus tersebut ke Polres Sumbawa.

Kapolres Sumbawa meminta masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan tidak terprovokasi, dan menyerahkan persoalan tersebut kepada pihak kepolisian untuk diselesaikan secara hukum.

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About kicknews. today

Dalam Kategori Ini

Polda NTB Wanti-wanti Insiden Presiden Jalan Kaki di HUT TNI Tak Terulang

  kicknews.today – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat mewanti-wanti kepada seluruh jajaran yang bertugas mengamankan ...