BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Dakwaan Kasus Pembunuhan Angeline Rampung

Ilustrasi. Renungan Angeline. Seorang warga menyalakan lilin saat menggelar renungan untuk Angeline di depan Unit Forensik, RSUP Sanglah, Kota Denpasar, Bali, Minggu (14/5). Renungan tersebut dilakukan untuk mendoakan Angeline, anak korban kekerasan dan pembunuhan di Sanur dan menolak tindakan kekerasan terhadap perempuan dan anak. (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)
Ilustrasi. Renungan untuk mendoakan Angeline, anak korban kekerasan dan pembunuhan di Sanur dan menolak tindakan kekerasan terhadap perempuan dan anak. (ANTARA FOTO)

Denpasar (kicknews) – Kepala Kejaksaan Denpasar, Bali, Imanuel Zabua mengakui belum mengetahui terkait berkas dakwaan tersangka pembunuh Engeline, Margriet Megawe, “Kami belum mengetahui apa berkas Margriet sudah siap atau belum.” katanya.

 Sementara berkas tersangka yang diduga dilakukan Agustay Hamda May telah mulai rampung dan dalam tahap penyempurnaan pada redaksional yang segera dilimpahkan ke Pengadilan Negeri setempat. “Namun, kami berharap bersamaan dilimpahkan ke Pengadilan.” lanjutnya, dan pihaknya tetap terus berkordinasi dengan tim jaksa penyidik Kejati Bali terkait berkas tersangka Margriet Megawe.

“Masih ada perbaikian. Tapi sedikit, ada pada redaksional yang disempurnakan. Tidak terlalu lama, kami akan limpahkan ke PN Denpasar,” ujar Imanuel Zabua Kajari Denpasar, saat ditemui di Denpasar, Senin.

Ia mengakui, masih ada waktu untuk menyempurnakan dakwaan sebelum dilimpahkan, meskipun penahanan dari jaksa penuntut segera usai, namun masih dapat dimohonkan penahanan dari pengadilan.

Sebelumnya, dua orang tersangka kasus pembunuhan Engeline yakni Margriet Megawe dan Agustay Hamda May dilimpahkan bersama berkas dan semua alat bukti ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar, pada (7/9) lalu. Sejak dilimpahkan, mereka menjalani tahanan jaksa 20 hari ke depan.
Terkait pasal yang disangkakan, untuk tersangka Margriet yakni Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan acaman hukuman pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu paling lama 20 tahun.
Sementara itu, Agustay dijerat dengan Pasal 340 KUHP jo Pasal 55 KUHP, demikian juga Pasal 338 KUHP jo Pasal 55 KUHP. Terhadap dua pasal tersebut, tersangka Agustay dianggap turut serta.
“Dua tersangka itu, tak akan dapat terlepas dari tahanan. Kami yakin, dalam waktu dekat ini, segera dilimpahkan ke pengadilan,” ujarnya.  (Hero/ANT)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About kicknews. today

Dalam Kategori Ini

Saksi Satpam Akui Disuruh Margrit Jaga Amankan TKP Pembunuhan

kicknews.today Denpasar – Saksi I Dewa Ketut Raka, selaku satpam di rumah terdakwa mengakui Margrit ...