2 pelajar dipalak di Pantai Kerandangan Batulayar, pelaku ditangkap pemuda Meninting

kicknews.today – Dua orang pelajar SMA sedang pacaran dibegal oleh tiga orang pelaku di Pantai Kerandangan Kecamatan Batu Layar, Jumat sore (16/9). Akibatnya, telepon genggam milik korban diambil paksa para pelaku sembari mengancam.

Korban asal Sekotong yang enggan menyebutkan namanya itu melaporkan kejadian itu pada pemuda Desa Meninting, Batulayar. Dengan bantuan pemuda dan Bhabinkamtibmas, salah satu pelaku berhasil diamankan. Sementara dua orang lain kabur.

Ketua Karang Taruna Desa Meninting, Akhmadi membenarkan kejadian itu. Dari pengakuan korban, kasus itu terjadi sekitar pukul 19.00 Wita. Saat itu, kedua korban tengah berjalan-jalan di sekitar pantai Kerandangan.

Saat sedang duduk, ketiga pelaku mendatangi korban dan meminta sejumlah uang. Karena tidak memiliki uang, ketiga pelaku meminta agar salah satu barang berharga (Handphone) milik korban untuk dijadikan jaminan. Agar HPnya kembali, korban harus menebus Rp 500 ribu, di tempat dan waktu yang telah ditentukan pelaku.

“Lokasi tebusnya di sekitar wilayah Meninting sekitar pukul 20.30 Wita.” ungkap Akhmadi mengutip pengakuan korban.

Kasus itu baru terungkap, ketika korban datang meminta bantuan kepada warga. Setelah diintrogasi, korban mengaku sedang janjian dengan salah satu pelaku untuk menebus HP miliknya. Tepatnya, di sekitar area Jembatan Meninting, Dusun Kongok, Desa Meninting.

“Mendengar pengakuan korban, kami langsung berkoordinasi via WhatsApp Group dengan para pemuda Desa Meninting dan Bhabinkamtibmas untuk ikut melakukan pengintaian terhadap terduga pelaku,” katanya.

“Setelah diintai, satu dari tiga pelaku berhasil diamankan. Dua orang lain kabur,” katanya.

Seorang tokoh pemuda Desa Meninting, Denny Aliando menjelaskan perihal alasan keterlibatan pemuda Desa Meninting ikut membantu korban.

“Selain rasa kemanusiaan, upaya ini dilakukan agar memberikan efek jera pada pelaku yang meresahkan pengunjung wisata.

“Secara tidak langsung ini juga memberikan kesan negatif terhadap desa kami. Mengingat lokasi yang dijadikan tempat pelaku untuk melakukan transaksi penebusannya barang hasil rampasan itu di desa kami,” tegas Aliando sapaan akrabnya.

Dia mengatakan, hal ini tentu akan merusak citra Desa Meninting. Terlebih Kecamatan Batulayar yang terkenal dalam geliat menumbuhkan kesadaran akan potensi wisatanya.

“Tolonglah, hal semacam ini jangan dijadikan kebiasaan. Kalaupun ada hal-hal yang tidak sesuai dengan nilai-nilai budaya masyarakat di Batulayar. Jangan jadikan kesempatan, yang justru hal tersebut membuat kesan desa kami tidak aman dari perilaku tindak pidana,” tutup Aliando.

Bhabinkamtibmaspol Desa Meninting Willy Triadi menyampaikan, satu dari tiga pelaku yang tertangkap tangan oleh para pemuda. Saat ini terduga pelaku sudah diamankan Ke Polsek Batulayar untuk diproses lebih lanjut. “Pelakunya 3 orang, tapi yang tertangkap oleh masyarakat hanya satu orang,” pungkasnya. (jr)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Kontributor →

Kontributor kicknews

Artikel Terkait

OPINI