2 kampung di Bima tawuran, provokator dan anak panah diamankan 

Sejumlah petugas saat mengamankan di perbatasan lingkungan antara Tanjung dan Sumbawa yang terlibat tawuran, Sabtu (18/11).
Sejumlah petugas saat mengamankan di perbatasan lingkungan antara Tanjung dan Sumbawa yang terlibat tawuran, Sabtu (18/11).

kicknews.today – Aksi tawuran antar kelompok warga Kampung Sumbawa dan Tanjung Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima kembali terjadi Sabtu, (18/11). Selain provokator, petugas juga mengamankan sejumlah anak panah.

Aksi tawuran yang berlangsung tengah malam itu menimbulkan keresahan di masyarakat. Kejadian itu bermula saat kedua warga dari dua kampung masing-masing inisial AW dan KN saling kejar menggunakan senjata tajam. Keduanya pun saling serang hingga mengundang massa dari dua kubu.

Kasi Humas Polres Bima Kota, AKP Jufrin, menjelaskan bahwa aksi tawuran ini sudah terjadi sebanyak tiga kali dan sudah membuat keresahan di kalangan warga sekitar. Personel kepolisian berhasil merespons cepat kejadian tersebut, hingga pukul 01.38 Wita dini hari situasi pasca pembubaran oleh personel dapat dikendalikan dan diamankan.

“KN dan DK yang diduga sebagai provokator berhasil diamankan,” kata Jufrin.

Selain itu, polisi juga mengamankan barang bukti belasan anak panah di tempat kejadian perkara (TKP). Personel gabungan, termasuk Shabara dan Gabungan Piket SPKT Polsek Rasanae Barat, tetap berjaga di TKP, khususnya di perbatasan kedua lingkungan, untuk memastikan situasi tetap terkendali.

Kapolres Bima Kota, AKBP Rohadi, S.I.K menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Seluruh pihak diimbau untuk tidak terlibat dalam tindakan anarkis dan selalu bersinergi dengan kepolisian untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. (jr)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Kontributor →

Kontributor kicknews

Artikel Terkait

OPINI