kicknews.today- Seleksi Calon Komisioner Bawaslu Nusa Tenggara Barat (NTB) akan memasuki babak akhir. 12 calon komisioner terbaik telah ditentukan 5 Panitia Seleksi (Pansel) yang diketuai oleh Prof. Mahyuni MH Ph.d.
12 peserta tersebut yakni, Abdul Hanan, Aman Jurami, Dewi Asmawardhani, Hasan Basri, Itratip, Muhammad Amrullah, Retno Simopati dan Suhadi. Kemudian, Suhardi Soud, Syarifuddin, Umar Achmad Seth serta Usman Faesal.

Selanjutnya, 12 orang akan mengikuti tes kesehatan di Laboratorium Husada, Mataram, Selasa (26/7). Dilanjutkan tes wawancara pada 28-29 Juli dengan lokasi belum ditentukan.
“Dari 12 orang tersebut, nanti dipilih 6 terbaik oleh Pansel yang akan dikirim ke Bawaslu RI untuk dipilih tiga terbaik,” jelas Prof. Mahyuni, Senin (25/7).
Proses seleksi anggota Bawaslu NTB akan kembali digelar pada awal 2023, untuk mengisi 2 komisioner yang berakhir masa jabatan. Proses seleksi dilakukan secara terbuka dan dengan pola yang sama.
“Untuk mengisi 2 anggota posisi komisioner yang berakhir masa jabatan, nanti dibuka seleksi awal lagi,” ujar Prof. Mahyuni.
Proses menjaring dan penyaringan saat ini kata Prof. Mahyuni, dilakukan secara ketat dan transparansi. Sebelumnya, 110 peserta mendaftar sebagai calon anggota. Namun, yang memenuhi berkas atau seleksi administrasi sebanyak 85 orang.
“Pada tes Computer Assisted Test (CAT) dan dan psikologis sebanyak 7 peserta absen. Dari 78 peserta tes tersebut, terpilih 12 orang terbaik,” jelasnya.
Akademisi Universitas Mataram (Unram) ini menegaskan, masyarakat berkesempatan memberikan tanggapan dan masukan terhadap 12 bakal calon Anggota Bawaslu NTB 2022. Tanggapan dan masukan bisa dikirim melalui website Bawaslu NTB.
“Kalau ada yang keberatan, silakan disampaikan. Kami pastikan identitas pelapor dirahasiakan,” pungkasnya. (jr)


